Sabtu, 24 Mei 2014

Cara Mengobati Rasa Sakit Hati yang Begitu Dalam

Dalam kehidupan ini kita menemui bermacam-macam karakter orang, dalam hal ini tentu saja ada orang buat hati kita senang dan ada juga orang yang membuat kita sakit hati,

pada dasarnya sakit hati itu adalah wajar karena itu manusiawi, tapi jika sakit hati itu sudah berlebihan barulah rasa sakit hati itu menjadi tidak wajar.

terkadang ketika kita sakit hati pada seseorang, kita mengalami kesulitan untuk melupakan perbuatan orang yang menyakiti perasaan kita, pikiran kita cenderung mengingat masalah itu, hal ini tentu saja dapat mencuri kebahagiaan kita, mengganggu ketenangan hati kita dan merusak kesehatan kita .

perlu kita ingat sakit hati yang dipendam terlalu lama akan sangat berbahaya bagi kesehatan kita, hasil penelitian menunjukkan 95% penyakit itu berasal dari fikiran, untuk itu kita harus hati-hati, tidak semua perasaan itu perlu kita ikuti,

perasaan itu pada dasarnya bebas bergejolak, apa yang kita rasakan oleh perasaan kita itu belum tentu benar, terkadang kita memberikan persepsi melebihi dari kenyataan itu sendiri, selain itu perasaan juga bersifat kondisional atau situasional, beda waktu bisa beda rasa dan beda tempat juga bisa beda rasa.

Jadi seandainya anda marah pada ketika itu, bisa jadi itu karena faktor situasional seperti misalnya mood anda tidak baik pada saat itu atau suasana tempat yang membuat perasaan anda kurang enak dan lain-lain.

Ada beberapa tips untuk mengobati rasa sakit hati

1. Mengingat Tuhan

Hal yang pertama kali kita lakukan jika hati kita sakit yaitu mengingat Tuhan, karena Dialah yang mampu membolak-balikkan perasaan manusia, pada saat kita sakit hati pada seseorang ucapkan taadwudz. dengan membaca taadwudz berarti kita berlindung kepada Allah dari godaan syaitan, karena pada dasarnya emosi negatif itu adalah syaitan

2. Pahami terlebih dahulu alasan orang menyakiti perasaan anda

hal yang perlu kita ingat adalah manusia itu tidak ada yang sempurna, sampai kapan pun kita gak akan pernah menjumpai orang yang 100% tidak memiliki kekurangan, dan perlu kita ketahui juga bahwa pada dasarnya perasaan itu bersifat kondisional atau situasional.

terkadang orang yang bikin kita sakit hati belum tentu orang itu berniat membuat kita sakit hati, bisa jadi dia lagi bad mood atau lagi capek atau ada sikap kita yang kurang baik kepada dia sehingga dia berbuat seperti itu pada kita.

Jadi kita jangan terlalu cepat punya persepsi terhadap orang yang pernah menyakiti perasaan kita apalagi menjadikannya dendam sampai-sampai kita gak melihat lagi sisi baik dari orang itu.

Bapak Dedy Susanto mengatakan orang yang menyakiti kita adalah orang yang dipinjam Tuhan untuk membentuk kita lebih dewasa dan terkadang kita juga pernah menyakiti perasaan orang lain baik yang kita sadari maupun tidak kita sadari.

terkadang kita beranggapan kalau kita merasa direndahkan ketika hati kita disakiti, ego kita langsung naik, hal ini yang membuat fikiran kita gak jernih lagi dalam menilai orang, sehingga kita hanya fokus pada keburukan orang tersebut, kita bahkan menjadi lupa dengan sisi positif dari orang itu dan kita juga menjadi lupa dengan hubungan baik yang pernah kita bina dengan orang itu.

persepsi inilah yang perlu kita rubah, seandainya kita membalas perbuatan orang yang pernah menyakiti perasan kita, apakah hati kita merasa puas? jawabannya tentu saja tidak, malah kita akan merasa kasihan jika kita membalas perbuatan orang itu. jika hati kita merasa puas dengan pembalasan itu, berarti kita sama rendahnya dengan orang yang telah menyakiti kita.

Jadi coba besarkan jiwa kita dalam menghadapi hal itu, jangan turuti ego kita, lambat laun orang yang menyakiti perasaan kita akan malu dengan perbuatannya jika kita menyikapinya dengan kedewasaan.

coba anda lihat binatang gitu ya, binatang hanya memikirkan ego dalam bertindak, siapa yang kuat dialah yang menang, apakah tindakan seperti itu termasuk tindakan yang mulia? apakah tindakan manusia yang bersabar terhadap perbuatan jahat orang lain termasuk perbuatan hina?

jawabannya tentu saja tidak, justru kita akan lebih mulia dan lebih dewasa jika kita berlapang dada dalam menyikapi perbuatan orang lain terhadap kita, disitulah yang membedakan antara kita dan binatang.

3. Berdialog dengan diri sendiri

Coba tanyakan ke diri anda, apakah ada manfaatnya jika anda menyimpan rasa sakit hati pada seseorang? jawabannya tentu saja tidak, itu hanya akan merusak kesehatan anda dan mencuri kebahagiaan anda.

kemudian jika hati anda masih belum bisa terima, coba tanyakan lagi apakah rasa sakit hati itu penting untuk dipendam dan difikirkan? apakah itu lebih penting dari masa depan anda, tujuan hidup anda, kebahagiaan hati anda, kesehatan anda?

jawabannya tentu saja tidak, karena sakit hati yang anda alami itu hanyalah masa lalu, anda tidak akan mungkin bisa mengubah masa lalu, pada dasarnya masa lalu itu sendiri adalah pembelajaran, enak atau tidak enak itulah pembelajaran meskipun memang masa lalu banyak gak enaknya misalkan, tapi itulah pembelajaran.

apapun yang terjadi di dunia ini semuanya sudah ditentukan oleh Tuhan, semua yang terjadi itu adalah yang terbaik, Allah SWT itu Maha Mengetahui dan Maha Pengasih lagi Maha penyayang, jadi cobalah untuk ikhlas merelakan rasa sakit hati anda pada orang lain

masalah keadilan anda serahkan kepada Tuhan, Dia lah yang Maha Adil dan Maha Bijaksana, yang terpenting adalah anda membebaskan jiwa anda dari perasaan sakit hati yang membelenggu anda, hal itu anda lakukan karena anda sayang pada diri anda.

Jika anda belum bisa memaafkan orang itu, setidaknya bebaskan jiwa anda karena anda merasa hidup anda penting, jadi anda ikhlaskan perasaan sakit hati itu demi kesehatan anda, demi masa depan anda, demi kebahagiaan hati anda dan demi ketenangan hati anda.

4. Ubah fokus dan gerak anda
Seperti yang saya sampaikan sebelumnya, perasaan itu sungguh situasional. terkadang karena kita suntuk atau lagi bad mood, lalu pikiran kita mengingat-ngingat hal-hal yang tidak kita sukai atau hal-hal yang membuat kita sakit hati, ini adalah wajar.

Jika anda mengalami hal tersebut, coba anda ubah fokus anda, pikirkan hal-hal yang lebih penting, dan ubah juga gerak anda, misalnya ketika perasaan anda tidak enak, anda langsung pergi ke kamar mandi lalu anda gosok gigi, kemudian anda akan merasakan perubahan pada nuansa jiwa anda.

Jadi saking fana yang namanya perasaan itu, jika kita merubah situasi dan gerak kita aja, itu nuansa jiwa bisa berubah lho. Mungkin itu saja yang bisa saya sampaikan tentang rahasia mengobati sakit hati, sebagian besar artikel ini saya ambil dari buku pemulihan jiwa karya Bapak Dedy Susanto, mudah-mudahan artikel ini bermanfaat bagi anda.

Salam Bahagia
Nico Manggala, ST

Cara Mengatasi Keraguan dalam Mengambil Keputusan

Sifat ragu-ragu merupakan sifat yang harus dihindari, pada dasarnya sifat ragu-ragu itu adalah tipu daya setan, jika kita terbiasa ragu-ragu dalam mengambil keputusan, kita akan menjadi gamang menjalani hidup ini, kita akan menjadi orang yang tidak punya pendirian.

ada banyak sebab seseorang sering merasa ragu-ragu dalam mengambil keputusan, diantaranya yaitu sebagai berikut :

1. Imannya lemah

Dalam Al-quran sudah dikatakan sifat ragu-ragu atau was-was adalah hasil tipu daya setan, jika seseorang sering ragu dalam mengambil keputusan berarti orang tersebut imannya lemah, orang yang kuat imannya tidak akan bisa setan mempengaruhinya dalam mengambil keputusan.

2. Mental lemah dan Tidak Punya Pendirian

Orang yang ragu-ragu dalam mengambil keputusan biasanya mentalnya lemah dan terlalu perfectionist, hal ini yang membuat orang tersebut tidak punya pendirian sehingga takut untuk mengambil resiko.

Jika kita menginginkan kesempurnaan dalam hidup ini tanpa ada masalah sedikit pun maka kita gak akan menemukannya, apapun jalan yang kita tempuh sudah pasti memiliki resiko, untuk itu dalam mengambil keputusan jangan pernah takut berhadapan dengan resiko karena sifat ragu-ragu itulah yang akan menghancurkan kita.

Terkadang dalam hidup ini kita harus bertindak nekad, namun bukan nekad membabi buta tanpa ada perhitungan. Jika menurut perhitungan kita keputusan tersebut adalah yang terbaik maka kita jangan ragu lagi untuk mengambil keputusan.

Terkadang hasrat kita sangat tinggi untuk mencapai hasil yang besar namun kita menjadi ragu untuk bertindak karena resiko yang akan kita hadapi juga sangat besar. Ada pepatah mengatakan jika kita ingin mendapat tangkapan ikan yang besar maka kita harus berani memancing pada air yang dalam. Jadi jika kita menginginkan hasil yang jauh lebih besar maka kita harus siap dengan resiko yang jauh lebih besar.

3. Sering Berfikir Negatif

Selain mental lemah, sifat ragu-ragu juga disebabkan karena sering berfikiran negatif terhadap suatu hal, jika seseorang sering punya fikiran yang negatif terhadap berbagai hal maka ketika orang tersebut dihadapkan kepada pilihan dalam mengambil keputusan, orang tersebut menjadi ragu-ragu dalam mengambil keputusan karena semua pilihan yang akan diambilnya terlihat negatif di fikirannya.

Penyebab seseorang sering berfikiran negatif adalah karena sering bermenung memikirkan hal-hal yang tidak penting, hal-hal yang tidak ada manfaatnya. Ketika dia bermenung setan mudah mempengaruhi pemikirannya karena pada saat itu fikirannya kosong

4. Kurang Pengetahuan dan Pengalaman

Jika pengetahuan dan pengalaman kita kurang maka hal ini akan menyebabkan kita menjadi ragu-ragu dalam mengambil keputusan, misalnya keputusan yang kita ambil menyangkut soal agama, sementara pengetahuan kita di bidang agama sangat minim sekali, hal ini tentu saja membuat kita ragu-ragu dalam mengambil keputusan.

5. Punya Trauma Masa Lalu yang Pahit

Orang yang sering ragu-ragu dalam mengambil keputusan biasanya memiliki trauma pahit di masa lalu seperti sering dimarahi, sering dicemeeh, terlalu sering ditegur bahkan untuk hal-hal sepele, sering diremehkan, dan lain-lain. trauma tersebut menyisakan luka batin yang sangat dalam bagi orang tersebut, sehingga ada emosi yang terpendam di dalam hati.

Hal ini yang menyebabkan seseorang menjadi kurang percaya diri dalam mengambil keputusan sehingga orang tersebut tidak punya pendirian dalam hatinya

Ada beberapa cara untuk mengatasi keraguan, antara lain yaitu sebagai berikut  :

1. Mendekatkan Diri kepada Tuhan

Ketika hati seseorang hatinya gelisah karena bimbang dalam menentukan keputusan, langkah terbaik yang harus dilakukannya adalah mendekatkan diri kepada Tuhan karena hanya Dia lah yang mampu membolak-balikkan hati manusia

Namun yang sering terjadi adalah ketika seseorang hatinya gelisah, orang tersebut malah lebih memilih untuk mencari kesenangan duniawi, hal semacam itu bukanlah menyelesaikan masalah namun berusaha untuk menghindar dari masalah, ketika anda merasa kebimbangan dalam mengambil keputusan maka mengadulah kepada Allah SWT, mintalah petunjuk kepadanya.

2. Kuatkan Mental

Coba beranikan diri ketika kita mengambil keputusan, buang rasa was-was dalam diri kita, jika kita mendapatkan keputusan yang menurut kita adalah keputusan yang terbaik, maka jangan ragu-ragu lagi

Setiap keputusan punya resiko, namun jangan jadikan resiko itu membuat kita ragu-ragu, seandainya kita salah mengambil keputusan nantinya, maka hal itu cukup kita jadikan pelajaran hidup karena hal itu biasa terjadi dalam kehidupan, jadi tidak perlu kita sesali di kemudian hari, yang penting kita sudah memikirkan dengan matang terhadap keputusan yang akan kita ambil.

apa yang akan terjadi pada kemudian hari tidak perlu kita fikirkan karena Tuhan itu Maha Besar diatas semua peristiwa yang terjadi.

3. Bebaskan Jiwa dari Perasaan Negatif

Ketika kita ingin mengambil keputusan coba sejenak tenangkan hati kita dari perasaan negatif seperti perasaan cemas ataupun perasaan marah, karena dengan begitu kita akan jernih berfikir, setelah perasaan kita tenang fikirkanlah sebuah keputusan yang bijak. Fikirkanlah dampak positif dan dampak negatif dari keputusan itu kemudian ambil lah keputusan yang menurut kita paling baik

Jika anda punya trauma yang membuat anda kurang percaya diri dalam mengambil keputusan maka sebaiknya anda berdamai dengan diri anda, bebaskan jiwa anda dari beban fikiran terhadap masa lalu anda, maafkanlah orang-orang yang pernah meremehkan anda dan yakinlah terhadap diri anda sendiri dan jangan pernah ragu-ragu dalam mengambil keputusan

4. Biasakan Berfikir Positif

Jika kita sudah terbiasa berfikir negatif dalam menilai sesuatu, maka hal ini akan berbahaya, jiwa kita akan menjadi tidak tenang menjalani kehidupan, perasaan kita akan penuh dengan was-was dan kita pun akan menjadi ragu dalam mengambil keputusan karena semua yang kita lihat itu negatif aja

Meskipun terkadang kita perlu mempertimbangkan resiko ataupun dampak negatif dalam mengambil keputusan, namun bukan berarti kita harus berfokus pada sisi negatif dari pilihan terhadap keputusan tersebut, biasakanlah mengkaji sesuatu itu dari positifnya terlebih dahulu, dan fokuslah terhadap hal-hal positif dari permasalahan itu, hal ini akan membuat kita menjadi berani dalam mengambil keputusan, kita akan menjadi orang yang optimis.

5. Bertanya kepada Orang Berilmu yang Anda Percaya

Seperti yang saya katakan sebelumnya, salah satu yang membuat orang ragu dalam mengambil keputusan adalah kurangnya pengetahuan terhadap permasalahan tersebut.

Misalnya jika anda ingin mengambil keputusan yang menyangkut soal agama, namun anda tidak begitu mengerti soal agama maka sebaiknya anda bertanya kepada orang yang pintar soal agama, selain pintar soal agama, orang tersebut haruslah orang yang bisa anda percaya jika persoalan tersebut termasuk rahasia atau masalah pribadi anda.

Oleh karena itu sangat penting bagi kita untuk menambah pengetahuan dan memperluas pergaulan, jika seandainya kita dihadapkan pada keputusan yang cukup berat, dengan pengetahuan yang kita miliki kita bisa mengambil keputusan tanpa ragu-ragu dan seandainya pengetahuan kita masih belum cukup untuk memecahkan persoalan tersebut kita bisa bertanya kepada kenalan kita yang pintar soal permasalahan tersebut, tentunya kenalan kita itu adalah orang yang bisa kita percaya, sehingga bisa menjaga rahasia kita.

Jika anda punya persoalan yang sulit untuk dipecahkan sehingga anda menjadi ragu-ragu dalam mengambil keputusan maka persoalan tersebut jangan anda pendam sendiri, hal ini bisa berbahaya anda bisa stres atau depresi. Untuk itu mulailah dari sekarang untuk memperbanyak pergaulan anda dan dari semua kenalan anda itu tentukan orang-orang yang bisa anda percaya untuk berbagi soal masalah anda, seandainya nanti anda punya persoalan berat anda bisa cerita pada orang tersebut.

6. Buat Plan B

Ketika kita mengambil keputusan dalam merencanakan sesuatu sebaiknya kita membuat plan B atau rencana cadangan. Hal ini bertujuan jika rencana pertama kita gagal maka kita bisa menjalankan rencana cadangan, dengan begitu tentu saja kita menjadi tidak gegabah dalam bertindak.

7. Shalat Istiqarah

Jika keraguan anda begitu besar karena keputusan yang akan anda ambil ini adalah keputusan yang sangat penting, coba anda lakukan shalat istiqarah. Setelah anda shalat istiqarah maka insya Allah keputusan yang akan anda ambil nantinya adalah keputusan yang terbaik

Cara Mengobati Rasa Penyesalan yang Terlalu Berlebihan

Dalam hidup ini sering kali kita terlalu larut dalam masalah yang kita hadapi, sehingga terkadang kita menyesali diri sendiri, menyesali orang lain dan menyesali terjadinya peristiwa tersebut, hal ini yang membuat jiwa kita tidak tenang dan merasa hidup ini kurang berarti.

Seseorang itu menyesali dirinya terhadap suatu hal dikarenakan dia lupa bahwa semua yang terjadi di dunia ini sudah ada yang mengatur, selain itu penyesalan itu bisa juga disebabkan karena hasrat yang terlalu tinggi dalam mengejar sesuatu, sehingga ketika hasrat itu tidak terwujud dia menjadi stres atau depresi.

Perlu kita sadari bahwa apapun yang terjadi, apapun yang sudah terjadi dan apapun yang akan terjadi, itu memang harus terjadi dan seizin Tuhan tentunya, bahkan sehelai rambutmu jatuh pun atas kehendakNya. Allah SWT itu Maha Mengetahui, Dia lebih tahu apa yang terbaik untuk kita jalani, jadi berhentilah untuk menyesali diri pada saat kita mengalami suatu masalah yang berat.

Kita gak akan pernah bisa memutar waktu untuk kembali ke masa lalu, penyesalan terhadap peristiwa yang telah terjadi tidak ada manfaatnya, penyesalan itu hanya akan menyakiti perasaan kita dan merusak kesehatan kita.

Terkadang kita terlalu berlebihan dalam mempersepsikan sebuah masalah, masalah yang jika kita bisa ukur bernilai 7, kemudian dirasa-rasa dipersepsikan menjadi 14 atau 30, lebih besar dari fenomena nyata dari masalah itu sendiri. ini lah yang membuat jiwa kita menjadi tersiksa.

Ketika anda merasa begitu menyesal terhadap suatu peristiwa, coba anda tanya ke dalam hati anda, apakah perasaan ini adalah perasaan yang realistis atau hanya perasaan berlebih, memaknai berlebih dari apa yang seharusnya dirasakan? Mohon anda renungkan

Jika anda masih dihantui oleh rasa penyesalan anda, katakan ke dalam hati anda seperti ini “aku sayang pada diriku sendiri, diriku ini jauh lebih berharga dari masalah yang aku hadapi” hal ini akan membuat anda merasa lebih baik, tentu saja karena rasa sayang yang cukup pada diri sendiri membuat anda merasa tegar dalam hidup ini,

Saya percaya bila anda sayang pada diri anda sendiri, anda tidak akan membiarkan masa lalu mengikat anda, bahwa diri anda ini lebih penting dari masa lalu anda, bahwa harapan anda, cita-cita anda, tujuan hidup anda, kebahagiaan hati anda, keluarga anda yang anda cintai, itu semua lebih berarti, lebih penting daripada masa lalu yang telah berlalu, telah usai, yang sesungguhnya hanya bersifat pembelajaran

Masa lalu itu sendiri hanya bersifat pembelajaran, enak gak enak itulah pembelajaran, meskipun memang masa lalu banyak gak enaknya misalkan, tapi itulah pembelajaran, pembelajaran itu untuk siapa? untuk dirimu, karena dirimu penting.

Dirimu adalah pelaku, dirimu adalah pemain peran utama dalam hidup ini, masa lalu ibarat sebuah buku hanya pembelajaran, mana yang lebih penting antara anda sebagai pemain peran apalagi pemain peran utama dibandingkan buku, tentu saja anda lebih penting.

Jadi jika kita pernah membuat kesalahan di masa lalu. Kesalahan itu cukup dijadikan pelajaran agar kita tidak mengulanginya lagi di masa yang akan datang,

Ketika timbul kekhawatiran anda terhadap efek dari masalah yang tadinya anda sesali, anda cukup mengatakan di dalam hati “Tuhan itu Maha Besar, aku percaya ada hikmah dibalik kejadian ini, peristiwa ini menjadi pelajaran berharga bagi aku”. Jadi anda tidak perlu menyesali hal itu terus menerus, sayangi jiwa anda, karena jiwa ini sungguh tidak ternilai harganya

Banyak sekali kejadian atau peristiwa yang pada awalnya kelihatan buruk, lalu pada akhirnya mendatangkan peristiwa yang luar biasa bagi diri seseorang, saya pernah mendengar suatu cerita orang yang sukses dalam hidupnya karena dia pernah tinggal kelas semasa dia sekolah, peristiwa itu membuat dia termotivasi. Sehingga pada saat dia sukses dia mengucapkan terima kasih banyak pada guru yang memberi keputusan bahwa dia tinggal kelas pada masa itu.

Jika kita cermati peristiwa ini, seandainya pada saat itu dia menjadi minder lalu menyesali dirinya, apakah dia akan sukses? jawabannya tentu saja tidak. Dengan memaknai kejadian tersebut secara positif membuat dia belajar dari kesalahannya dan lebih tertantang untuk membuktikan kalau dirinya bisa untuk sukses.

Ada 3 pertanyaan jitu yang dapat mengobati rasa penyesalan yang terlalu berlebihan, antara lain yaitu sebagai berikut :

1. Apa yang bisa kulakukan untuk memperbaiki kesalahan yang ku lakukan di masa lalu ?

Misalnya anda berbuat kelalaian seperti merusakkan benda berharga dalam hidup anda, benda berharga tersebut misalnya Handphone, jika terjadi seperti ini anda tentunya kesal, itu adalah hal yang wajar, namun jangan terlalu dituruti perasaan tersebut.

Sebaiknya abaikan rasa kesal tersebut kemudian langsung tanyakan ke diri anda, apa yang bisa kulakukan untuk memperbaiki kesalahan ku ini? bisa jadi anda akan menjawab caranya adalah mengecek kerusakan terlebih dahulu, seandainya bisa diatasi sendiri maka anda akan coba mengatasinya sendiri, jika tidak anda akan membawa ke tempat service handphone

2. Manfaat positif apa yang bisa kudapatkan dari kejadian ini ?

Setelah anda mengupayakan untuk memperbaiki kesalahan anda, bisa jadi anda masih menyimpan rasa penyesalan, jika hal ini terjadi maka langsung tanyakan ke diri anda, manfaat positif apa yang bisa kudapatkan dari kejadian ini ? misalnya dari kejadian tersebut, anda jadi tahu banyak soal handphone, tentunya dengan kerusakan handphone yang anda alami anda akan mencari tahu tentang permasalahan handphone yang anda alami.

3. Pelajaran apa yang bisa kupetik dari kejadian ini ?

setelah anda mencari tahu manfaat positif dari kejadian tersebut, maka langkah selanjutnya adalah memetik pelajaran terhadap kesalahan yang telah anda lakukan pada kejadian tersebut, caranya adalah dengan bertanya ke diri anda sendiri, pelajaran apa yang bisa kupetik dari kejadian ini ? bisa jadi anda akan menjawab dengan kejadian ini aku tidak akan ceroboh lagi di masa yang akan datang

Ketiga pertanyaan diatas jika anda terapkan pada saat anda mengalami perasaan kesal yang begitu dalam maka rasa kesal tersebut akan langsung bisa terobati dengan drastis.

Cara lain untuk mengatasi penyesalan adalah dengan mengucapkan afirmasi positif ke dalam hati anda sebelum anda tidur dan sesudah anda bangun tidur, karena pada saat itu alam bawah sadar terbuka lebar.
Afirmasi positif yang anda berikan tidak boleh menggunakan kata tidak, jangan atau kata larangan lainnya seperti “jangan menyesal” karena alam bawah sadar kita tidak mengenal kata tidak, jangan dan lain-lain.

Contoh coba fokus dengan apa yang saya tulis “jangan fikirkan Mobil”. sekarang apa yang anda fikirkan? Pasti mobil kan?

Contoh Afirmasi yang baik
“Mulai saat ini Saya akan menjadi seorang yang tenang dan seimbang, ikhlas menerima semua kejadian, jauh dari emosi dan hasilnya akan muncul pada prilaku saya keesokan harinya, “.

pada pembuatan artikel ini, saya banyak mengambil referensi dari guru saya Bapak Dedy Susanto penulis buku Pemulihan Jiwa, semoga artikel ini bermanfaat.

Pikiran Bawah Sadar

Saat kita di dalam kandungan ibu, kita telah dianugerahi Pikiran Bawah Sadar, hanya pikiran ini yang kita miliki, dimana fungsi logika dan emosi kita belum berfungsi. Di dalam kandungan sang janin yang telah cukup bulan, ia dapat bergerak, mendendang, berputar dan lain sebagainya. Semua fungsi ini dijalankan oleh Pikiran Bawah Sadarnya. Pikiran bawah sadar, alam bawah sadar, otak bawah sadar mengacu pada satu hal yang sama. Mimpi dan ngigau adalah contoh nyata aktivitas pikiran bawah sadar di malam hari.

Pikiran bawah sadar manusia memegang peranan sangat dominan dibanding logika manusia, karena logika adalah fungsi terkini manusia saat ia bertumbuh dewasa. Dapat dikatakan Pikiran Bawah Sadar manusia adalah jiwa primitif manusia, jiwa awalnya manusia, jiwa mendasarnya manusia. Lihat atau bayangkan seorang bayi yang masih beberapa bulan, ia bergerak dengan spontan, menangis dan tertawa dengan sangat alamiah, bergumam tidak jelas, dan lain sebagainya. Ini adalah fungsi dari Pikiran Bawah Sadar. Pikiran Bawah Sadar bayi masih sangat dominan, makanya bayi itu sangat peka akan vibrasi atau mood dari orang sekitarnya. Contohnya bila orang tuanya sedang cekcok sang bayi sedikit banyaknya dapat merasakan.

Pikiran bawah sadar salah satu fungsinya adalah intuisi yang dalam bahasa yang sering kita kenal mungkin insting, padahal istilah insting ini untuk binatang. Dalam perkembangan menuju dewasa Pikiran Bawah Sadar terus menerus memegang peranan penting. Ia adalah tempat penyimpanan habit atau kebiasaan, emosi-emosi terpendam sejak masa kecil, program-program perilaku dan persepsi, value atau nilai dasar, rekaman-rekaman penglihatan dan pendengaran yang bermuatan emosi negatif maupun positif, dan lain sebagainya.

Perilaku, cara berpikir, dan cara merasa manusia adalah hasil proyeksi dari apa yang ada di alam bawah sadarnya. Misalkan, seorang anak yang dari kecil sering dipukuli dan dibentak, di pikiran bawah sadarnya akan tersimpan ketidakpuasan dan rasa takut yang berlebih, ini akan mempengaruhi perilaku dan cara berpikir dan cara merasa dia di masa depan. Hal yang dapat terjadi, dia bisa saja menjadi orang yang minder, takut berlebihan, tidak mudah percaya orang, negatif thinking, kurang semangat juang, dan lain sebagainya. Namun bisa saja justru dengan semua ketidakpuasan itu di pikiran bawah sadarnya, ia malah menjadi orang yang sangat agresif, ia menjadi orang yang keras, pemarah, dan menyakiti orang lain juga.Bila pikiran bawah sadar kita lumayan kondusif dan positif, maka baik pula kehidupan kita.

Dan ternyata Pikiran Bawah Sadar manusia juga punya kekuatan untuk menciptakan, contohnya: Saat seseorang terlalu cemas akan kesehatannya, bila ia tidak menghentikan kecemasan itu, penyakit yang ia takuti malah bisa terjadi secara real.Orang yang meyakini bahwa ia tidak mampu, maka sesuai dengan keyakinannya terjadi pula ketidakmampuan tersebut, yang sebenarnya adalah klise. Orang yang sering mengeluh “aduuuh capek…” “capek bangettt” “capek yahhh” “capekkk dehh..” dan lain sebagainya, akhirnya ia akan mengalami psikosomatis dimana ia akan sering capek jasmaniah meskipun tidur cukup, makan cukup, kerja tidak berat, karena alam bawah sadarnya telah tertanam program capek. Berhati-hatilah akan apa yang telah, sedang, atau akan anda tanam di pikiran bawah sadar anda. Tanamlah yang baik maka akan menerima dan merasakan yang baik pula.

Contoh kekuatan pikiran bawah sadar yang luar biasa adalah sebagai berikut:
Dulu waktu kecil mungkin anda pernah dibilang bahwa kalau lagi sakit perut dan tidak ada toilet di tempat dimana berada maka genggam sebuah batu atau taruh di saku celana, maka akan hilang atau reda sakit perut itu. Tahukah anda sesungguhnya hal ini hanya sugesti saja, tidak benar bahwa batu itu punya magic tertentu. Kita sering didoktrin bahwa dengan menggenggam batu maka sakit perut bisa reda, keyakinan ini masuk ke alam bawah sadar, lalu diciptakan realitasnya oleh si alam bawah sadar itu. Ini adalah bukti bahwa alam bawah sadar ada kekuatannya. Di dalam diri kita ada potensi terpendam yaitu di bawah sadar kita, hanya sedikit orang yang menyadari hal ini.

Seseorang sedang sakit dan merasa lemah sekali, misalkan sakit tipes, namun ia mendapat kabar bahwa ternyata istrinya yang telah 10 tahun menikah belum punya anak, telah berhasil hamil, ketika mendapatkan kabar ini, ia bisa mendadak sembuh. Supaya lebih memahami, contoh mudah lainnya adalah saat seseorang dikejar oleh anjing galak ia dapat berlari dengan sangat cepat hingga melompati pagar yang tinggi, namun setelah selesai ia berusaha melompati pagar itu secara sadar malah tidak sanggup. Apakah ini kekuatan gaib? tidak ! ini adalah kekuatan pikiran bawah sadar anda.

Saat sedang berbunga-bunga jatuh cinta, anda dapat menahan lapar dengan mudah, lapar dan badan yang lemah bukanlah masalah bagi anda. Ini kalau masih cinta-cintanya loh ya, soalnya kalau cinta sudah pudar maka kekuatan pikiran bawah sadar juga tenggelam. Saat sedang cinta-cintanya seorang pria dapat dengan luar biasa berkorban tanpa merasa lelah yang berarti, karena potensinya sedang keluar.

Masih banyak lagi contoh-contoh lainnya yang tidak dapat saya sebutkan satu persatu, namun yang pasti adalah masukkan sugesti-sugesti yang positif ke alam bawah sadar, maka ia akan menunjang suksesmu. Sudah terbukti ilmiah!.
Dan ternyata, pikiran bawah sadar dapat menarik keajaiban, menciptakan keberuntungan. Pikiran bawah sadar dapat membantu kita merealisasikan impian kita. Dalam hal ini sudah agak berbau spiritual, contohnya adalah sebagai berikut:
  • Bila anda sangat-sangat merindukan seseorang, orang itu dapat merasakan resah atau turut merindukan anda.
  • Bila anda meniatkan dan benar-benar meyakini untuk dapat tempat parkir, maka bisa terjadi keajaiban anda benar-benar menemukannya.
  • Saat anda sangat-sangat ingin mencari suatu informasi, anda kemudian terdorong untuk membuka sebuah koran yang tidak pernah mau anda baca selama ini. Saat membuka secara random (sembarangan) malah bisa persis ketemu dengan informasi yang anda butuhkan tadi.
  • Seorang ibu bisa merasakan keresahan bila terjadi hal-hal kurang baik pada anak atau suaminya.
  • Saat pengen banget mau makan durian, eh kok bisa kebeneran ada yang menawarkan untuk makan durian.
  • Orang yang selalu berprasangka negatif maka tanpa ia sadari pikiran bawah sadar dia juga menarik hal-hal yang negatif untuk terjadi.
  • Orang yang punya prasangka bahwa jodohnya susah, maka ia akan mengalami hal itu.
  • Orang yang menganggap dirinya tidak berguna dan tidak dibutuhkan orang lain, maka tanpa ia sadari akan menarik kejadian-kejadian yang semakin membuat dia yakin bahwa hal itu memang benar.
  • Orang yang berprasangka bahwa mencari rejeki itu susah sekali, orang kaya hanyalah orang-orang pilihan Tuhan saja, maka pikiran bawah sadarnya selalu menghindarkan ia dari jalan rejeki yang besar, padahal sesungguhnya tersedia jalan kemudahan. Namun prasangka yang ia miliki membuat ia tidak dapat melihat kesempatan, atau masih melihat namun tidak berani mengambil kesempatan itu.

Sumber : Dedy Susanto dari www.pemulihanjiwa.com twitter @pemulihanjiwa

Jumat, 23 Mei 2014

Renungan untuk Pemulihan Jiwa

Selamat berbahagia kepada anda yang merasa bahwa dalam hidup ini perlu adanya pengertian, selamat berbahagia, saya turut merasakan niat anda yang begitu mulianya untuk menyayangi diri untuk mencintai diri lebih mendalam

Coba renungkan....
apakah aku sayang pada diriku sendiri ?
bila sudah sayang, apakah aku cukup sayang pada diriku sendiri ?
pertanyaan ini mungkin jarang anda dengarkan apalagi untuk dijawab,
namun ini yang menjadi alasan utama mengapa banyak orang kurang bahagia dalam hidup ini.

Sebagai contoh seperti ini, disaat ada orang yang berbuat, katakanlah berbuat jahat kepada anda, atau berbuat tidak baik kepada anda, lalu anda menjadi sedih, tentu saja bahwa sedih itu wajar, saya pun akan sedih jika mengalami hal itu, namun orang yang sayang pada dirinya sendiri, tidak akan membiarkan dirinya berlama-lama dalam kesedihan, sebab dia sadar bahwa waktu yang dia miliki sangat berharga, bahwa jiwa yang dia miliki sangat berharga, sehingga mampu memiliki wewenang untuk berkata stop berhenti pada kesedihan itu, karena sayang pada diri sendiri.

Ketika kehilangan sesuatu, biasanya kita mengalami sedih juga, ya wajar-wajar saja namanya juga manusia, siapapun akan mengalami, saya pun akan seperti itu, sedih itu sendiri wajar, namun apabila terus menerus..atau sedih yang hebat, ini yang menjadi tidak wajar, seolah-olah koq kehilangan sesuatu itu bersifat lebih mahal daripada diri anda, daripada diri saya. contoh misalnya kita kehilangan handphone lalu kita menjadi sedih, seolah-olah koq handphone itu lebih mahal harganya daripada diri anda, kita sama-sama belajar, materi ini tidak bermaksud menggurui siapapun, saya pun belajar dan terus ingin belajar untuk mengerti

Sekarang pejamkan mata sejenak renungkan, bahwa diri anda itu berarti, diri anda dicintai Tuhan, diri anda diinginkan oleh kehidupan ini, sambil pejamkan mata katakan berkali-kali seperti ini kalimatnya, aku merasa sangat dicintai Tuhan, inilah yang menjadi kekuatan hidup ku

Coba tarik napas panjang, hembuskan perlahan-lahan, buang semua beban fikiran anda, ikhlaskan semua beban fikiran, sekarang saya meminta anda untuk kembali memejamkan mata anda dan taruh tangan kanan anda di atas dada kemudian ucapkan kalimat ini beberapa kali sambil memejamkan mata anda,"aku sayang pada diriku sendiri", katakan berkali-kali dalam hati, sampai merasakan begitu bahagianya, begitu terharunya, silahkan

Sekarang tentunya anda merasa lebih baik, tentu saja karena rasa sayang yang cukup pada diri sendiri membuat anda merasa tegar dalam hidup ini, saya percaya bila anda sayang pada diri anda sendiri, anda tidak akan membiarkan masa lalu mengikat anda, bahwa diri anda ini lebih penting dari masa lalu anda, bahwa harapan anda, cita-cita anda, tujuan hidup anda, kebahagiaan hati anda, keluarga anda yang anda cintai, itu semua lebih berarti, lebih penting daripada masa lalu yang telah berlalu, telah usai, yang sesungguhnya hanya bersifat pembelajaran, masa lalu itu sendiri hanya bersifat pembelajaran, enak gak enak itulah pembelajaran, meskipun memang masa lalu banyak gak enaknya misalkan, tapi itulah pembelajaran, pembelajaran itu untuk siapa? untuk dirimu, karena dirimu penting

Dirimu adalah pelaku, dirimu adalah pemain peran utama dalam hidup ini, masa lalu ibarat sebuah buku hanya pembelajaran, mana yang lebih penting antara anda sebagai pemain peran apalagi pemain peran utama dibandingkan buku, tentu saja anda lebih penting

Sekarang tarik napas panjang, hembuskan perlahan-lahan, coba nikmati napas anda, begitu nikmatnya bernapas, bernapas aja itu rasanya bahagia mestinya begitu, nikmat sekali, masih dipercayakan hidup sampai detik ini, betapa indahnya, terima kasih Tuhan, terkadang terlalu banyak kebahagiaan yang kita tu gak sadar bahwa kebahagiaan itu ada, karena sudah terlalu biasa, tidak terasa lagi sebagai suatu kebahagiaan

Pernah tidak, atau kapan terakhir anda membandingkan diri anda dengan orang-orang yang mungkin kurang beruntung yang sehari hanya bisa makan satu kali misalkan, anda mungkin makan 2 atau 3 kali sehari, tapi kan karena sudah terlalu sering seperti itu, tidak lagi, atau jarang terasa sebagai suatu kebahagiaan , padahal kalau sempat membandingkan diri dengan orang-orang yang jauh kurang beruntung, rasanya akan nikmat dan bahagia sekali, mungkin kita lebih sering membandingkan dengan orang yang lebih senang hidupnya dari kita, hal ini yang membuat kita tidak ikhlas, pada intinya Tuhan itu maha adil, semuanya mendapatkan nikmat yang sama, tetapi nikmat itu diberikan dengan bentuk karunia yang berbeda-beda, setiap manusia diberikan kekurangan dan kelebihan.

Soal bernapas juga, kita satu hari mungkin bernapas sampai ribuan kali bahkan puluhan ribu kali , sesungguhnya bahwa napas itu sendiri merupakan suatu kebahagiaan, coba renungkan bahwa bernapas itu sebuah nikmat,anugerah, sebuah kebahagiaan yang jarang disyukuri, coba renungkan semoga kita bisa merasa bahagia, merasa beruntung karena kita masih bisa bernapas

Sekarang anda merasa lebih tenang tentunya, tenang karena merasa bahagia, merasa bahagia karena dicintai oleh Tuhan sedemikian rupa, terkadang anda hanya terlalu fokus pada masalah anda, contohnya ya ketika sedang mendapatkan masalah, pikiran kita cenderung hanya memikirkan masalah itu padahal ada wajah-wajah dirumah kita yang membutuhkan senyum kita, ada orang-orang yang mengharapkan kita.

Maka sebenarnya pemulihan jiwa ini adalah lebih kepada kembali diingatkan...toh hidup itu gak susah-susah aja gitu lho, gak selalu susah gitu lho, hidup itu ada nikmatnya juga, ada bahagianya juga, terkadang kan ketika kita sedang sedih, ketika ada masalah, kita mengalami gejala lupa, lupa semuanya gitu lho, lupa bahwa ada yang membahagiakan, lupa bahwa masalah ini tidak lama, tidak kekal, sebentar lagi juga usai, lupa bahwa dulu pernah bahagia sekarang pasti bisa bahagia juga, lupa bahwa Tuhan itu maha besar diatas semua masalah yang kita hadapi, jangankan antara Tuhan dan masalah, antara anda dan masalah saja mestinya anda lebih besar dari masalah, itulah faktanya. memang harusnya demikian, masalah tidak pernah lebih besar dari diri kita, masalah itu diizinkan terjadi di dalam hidup justru untuk membentuk kita, jadi masalah itu adalah alat sebenarnya, masalah adalah sebuah kondisi, penting mana manusia atau kondisi?, penting mana manusia atau alat? tentu saja manusia nya, bahwa anda dicintai Tuhan, tentu saja itu benar dan fakta yang tidak bisa dipungkiri, anda dicintai tuhan

anda ada karena anda penting, coba katakan berkali-kali didalam hati sambil pejamkan mata lagi katakan aku ada karena aku penting, aku ada karena aku dicintai Tuhan katakan berkali-kali sambil pejamkan mata, sambil taruh tangan kanan diatas dada, lakukan dengan penuh keyakinan dengan penuh kepercayaan

sekarang ikuti kata-kata yang saya ucapkan
aku sudah tenang, aku merasa damai yang mendalam, aku merasa diinginkan oleh kehidupan ini, merasa sangat dicintai tuhan, ini yang membuat aku sabar dan tegar, aku bertekad untuk terus bisa bersemangat dan berbahagia, demi ketenangan dan kebahagiaan hidup ku aku sudah bisa menguasai perasaanku bukan karena aku hebat, semata-mata karena dimampukan oleh tuhan, aku ada karena aku penting, hidupku penting, masa depanku penting, kebahagiaan orang-orang yang aku cintai penting, hal-hal yang tidak penting tidak boleh mengganggu kebahagiaanku, hal-hal yang tidak penting, yang sia-sia tidak boleh mengganggu perasaanku, aku sudah tenang dan bisa selalu berbahagia, aku fokus pada masa depanku, aku fokus pada hal-hal yang baik, yang membahagiakan, waktuku sangat terbatas, energiku sangat terbatas, aku pakai hanya untuk memikirkan dan merasakan hal-hal yang mulia, hal-hal yang baik, aku tidak mau lagi bersedih membuang-buang waktuku dalam kesedihan, aku dicintai Tuhan dan aku penting, itulah alasan yang terkuat untuk diriku menikmati hidup ini, hidup yang indah, terima kash kepada Sang Pencipta, terima kasih kepada kehidupan ini.

Bacalah renungan ini berulang-ulang agar melalui pengulangan-pengulangan tertanam mindset yang kuat dan positif untuk hidup yang lebih bahagia dan ikhlas dalam hidup ini, semoga anda selalu bisa ikhlas menerima kenyataan, mampu menerima diri, menyayangi diri seutuhnya, menciptakan rasa aman bagi diri anda sendiri, sekiranya anda selalu bisa mampu mengerti di setiap situasi, bahwa anda lebih besar dari masalah yang terjadi, anda lebih penting, disitulah titik kemenangan anda, anda pasti menang, percayalah, tentu dengan perlindungan yang maha kuasa

sumber : cd terapi buku pemulihan jiwa 2 (dedy susanto)

Selasa, 13 Mei 2014

Cara Mengatasi Panic Attack ( Serangan Panik)

Panic attack atau serangan panik biasanya dialami oleh penderita ansietas, serangan panik ini tidak hanya membuat jiwa penderitanya merasa sangat tersiksa, namun panic attack juga bisa membuatnya fisiknya ikut merasa tersiksa. 

Ketika panic attack itu datang orang akan merasakan suasana yang sangat tidak nyaman dalam hatinya, hatinya akan bergemuruh merasakan gejolak jiwa yang sulit untuk dikendalikan, kemudian fisiknya pun ikut merasakan sakit, untuk mengatasinya ada beberapa cara yang bisa dilakukan, yaitu sebagai berikut :

       
1. Sandarkan Hati Anda kepada Tuhan

Pada saat kita mengalami panic attack terkadang kita lupa bahwa hidup ini sudah digariskan atau lupa bahwa Tuhan itu Maha besar diatas semua masalah yang kita hadapi, untuk itu hendaknya pada saat kita mengalami panic attack hal pertama yang harus kita lakukan adalah mengingat Tuhan kemudian memohon kepadaNya agar ditenangkan hati kita dan dimudahkan segala urusan kita karena segala sesuatu yang terjadi di dunia ini adalah atas kehendakNya

Dalam Al-qur’an sudah dijelaskan :
Jika Allah menimpakan sesuatu bencana kepadamu, Maka tidak ada yang dapat menghilangkannya kecuali Dia. dan jika Allah menghendaki kebaikan bagi kamu, Maka tak ada yang dapat menolak KaruniaNya. Dia memberikan kebaikan itu kepada siapa yang dikehendaki-Nya di antara hamba-hamba-Nya dan Dia-lah yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang”. (QS.Yunus: 107).

Saat ini banyak hal yang menyebabkan orang menderita perasaan sedih dan depresi oleh karena frustrasi yang dialami oleh manusia, hal ini yang membuat orang menjadi cemas akan terjadi hal-hal buruk yang akan menimpanya, dan sering kali rasa cemas itu dipicu oleh trauma di masa lalu, dimana trauma tersebut menyimpan rasa penyesalan yang begitu besar di dalam dirinya.

Jika kita menghayati dan merenungkan kandungan surah yunus ayat 107 kita akan bisa bersikap tenang ketika kita mengalami panic attack karena kita mengerti bahwa semua yang terjadi di dunia ini adalah atas kehendak Allah SWT. pada saat hati kita sedang panik, selalulah ingat bahwa Tuhan itu Maha Besar diatas semua masalah yang kita hadapi, Tuhan itu lebih tahu apa yang kita butuhkan lebih dari sekedar apa yang kita inginkan.

Pada saat perasaan saya tidak enak saya sering katakan ini dalam hati saya :
Kenapa aku harus sedih, cemas dan frustrasi? Allah itu Maha Mengetahui dan Allah itu Maha Penyayang, aku yakin Allah itu pasti lebih tahu apa yang terbaik untukku, Dan apakah ada yang lebih indah daripada ini? Apapun yang terjadi aku berserah diri kepada Allah, yang penting aku tetap ikhtiar dan berdoa kepadaNya, apa yang terjadi nantinya aku serahkan sepenuhnya kepada Allah SWT.

Dengan mengucapkan affirmasi tersebut kedalam hati saya, perasaan saya jauh menjadi lebih tenang.

2.      EFT

Hasil penelitian menunjukkan bahwa 80% penyakit yang diderita berasal dari fikiran negatif, fikiran yang negatif akan menghasilkan emosi yang negatif, dan emosi negatif yang berlebihan akan menimbulkan berbagai macam penyakit.

Emosi negatif sangat berperan dalam menimbulkan berbagai penyakit dan pengaruh pada fisik jauh lebih besar dari yang kita kira, kita semua tahu bahwa jika kita marah, frustasi atau trauma akan tampak secara fisik, jika seseorang benar-benar marah, perut mereka akan mengencang, urat nadi akan terlihat menonjol di leher mereka, tekanan darah mereka meningkat, jadi sangat jelas emosi itu berpengaruh pada fisik, jika hal itu berlangsung lama tentu saja dapat menimbulkan berbagai penyakit

Emotional Freedom Technique (EFT) adalah alat terapi psikologi yang berguna untuk membebaskan emosi negatif yang ada dalam diri seseorang. EFT adalah salah satu pengobatan yang sangat ampuh dan banyak terbukti secara ilmiah, dan lebih menariknya lagi, teknik EFT ini hanya membutuhkan waktu sekitar 5 menit.

EFT ini adalah versi sederhana dari akupunktur, didalam akupunktur diketahui ada beberapa energi yang mengalir di dalam tubuh yang disebut meridian, jika energy tidak mengalir dengan baik maka tubuh pun menjadi tidak sehat. EFT ini berguna untuk melancarkan kembali peredaran energi tersebut, hal ini dilakukan dengan cara mengetuk ringan pada titik-titik di tubuh kita, titik ini adalah tempat mengalirnya energy meridian tersebut

Pada seseorang mengalami panic attack, seseorang akan mengalami gejala fisik yang luar biasa, dengan menggunakan teknik EFT ini insya Allah emosi negatif yang tersimpan tersebut bisa dikeluarkan dan fisik akan kembali normal.

Penjelasan dan cara penggunaan EFT dapat anda lihat pada link video dibawah ini

Selain bisa mengatasi panic attack, teknik EFT ini juga bisa menyembuhkan penyakit anda secara permanen jika anda melakukannya secara rutin.

3.      Mengubah Fokus
Ketika seseorang mengalami panic attack biasanya dia akan merasa takut sekali, hal ini akan menyebabkan kepanikannya bertambah dan rasa sakit pada fisiknya juga semakin bertambah, pada situasi seperti ini penderita akan merasa serba salah.

Seandainya dia cemas maka kepanikan dan rasa sakit pada fisiknya akan bertambah, situasi seperti ini menuntut dia untuk bersikap tenang sementara serangan panic dan rasa sakit fisik yang yang menyiksa dirinya membuat dia sulit untuk mengendalikan diri. Pada situasi tersebut penderita berada dalam keraguan, jika anda pernah mendengar istilah lingkaran setan maka situasi yang berada dalam keraguan itulah yang dikatakan dengan lingkaran setan

Peristiwa panic attack tentunya mendatangkan trauma yang sangat mendalam bagi penderita. Hal ini membuat penderita menjadi takut untuk cemas, karena jika dia cemas panic attack bisa terulang kembali, rasa takut tersebut membuat penderita semakin fokus dengan rasa cemasnya, sehingga muncul berbagai persepsi negatif tentang dirinya dan masalah yang dia hadapi, hal ini tentu saja membuat kecemasannya menjadi meningkat, dan akhirnya panic attack itu terjadi lagi, peristiwa tersebut akan terus berulang sampai penderita bisa menguasai perasaannya.

Dari penjelasan diatas dapat kita ambil kesimpulan bahwa fokus kita sangat mempengaruhi perasaan dan fikiran kita, jadi untuk itu pada saat panic attack terjadi sangat penting bagi kita untuk  mengubah fokus kita, adapun caranya dapat dilakukan dengan menggunakan jurus, jurus ini saya namakan dengan “jurus cuek” untuk menguasai jurus ini kita cukup melakukan 2 langkah sederhana yaitu “Abaikan perasaan dan kelola Mindset”

Penyebab seseorang sulit untuk mengubah fokus ketika terjadi panic attack adalah karena orang itu terlalu menuruti perasaan negatifnya, sehingga fikirannya dikuasai oleh perasaannya bukan fikiran yang menguasai perasaan. Ketika fikiran seseorang dikuasai oleh perasaan negatifnya maka orang itu akan larut dalam masalah yang dihadapinya, hal ini yang membuat dia terlalu berlebihan dalam memberikan persepsi terhadap suatu masalah.

Banyak sekali penelitian di bidang psikologi yang membuktikan bahwa perasaan itu bersifat situasional atau kondisional, beda waktu bisa beda rasa dan malah beda tempat juga bisa beda rasa.

contohnya misalkan anda mengalami perasaan yang tidak enak lalu tiba-tiba teman anda mengajak anda ke toko buku, sesampainya anda di toko buku, perasaan anda akan berubah secara drastis, yang tadinya anda mengalami perasaan yang tidak enak lalu kemudian tiba-tiba berubah, hal ini dikarenakan perubahan suasana yang terjadi di tempat anda berada

Jadi hendaknya fikiran kitalah yang menguasai perasaan bukan sebaliknya, sering kali kita terjebak oleh perasaan kita yang bersifat situasional, kita gak usah berbicara jauh-jauh tentang berbagai masalah yang terjadi, misalkan kita pergi ke suatu tempat lalu disana ada warna yang kita gak suka, kemudian tiba-tiba perasaan kita menjadi tidak tenang, coba bayangkan warna saja bisa mengubah perasaan kita, coba anda bayangkan jika semua perasaan kita turuti, apa yang akan terjadi pada hidup kita….?

Jika kita menuruti perasaan negatif yang kita alami, kita akan terjebak di dalamnya, fikiran kita akan dikendalikan oleh perasaan negatif kita, kemudian akan muncul berbagai macam persepsi negatif tentang diri kita dan masalah yang kita hadapi.

Fitrah manusia itu terlahir suci, tidak ada rasa takut. coba anda perhatikan bayi, pernahkah bayi merasa stress atau panic, bayi menangis cuma karena 2 hal yaitu karena pengen minum susu atau sedang buang air. ketika bayi tersebut mulai tumbuh besar barulah dia tahu rasa cemas karena dia sudah mampu berinteraksi dengan lingkungan, situasi yang berbeda mempengaruhi nuansa jiwa yang dia alami

Pada saat anda mengalami panic attack yang harus anda ingat adalah perasaan itu bersifat situasional, perasaan yang anda alami itu bukanlah diri anda yang sebenarnya, kepanikan itu hanyalah akibat kecemasan anda yang terlalu berlebihan, sehingga membuat anda berfikiran macam-macam.

Oleh karena itu jika anda mengalami panic attack, abaikan saja perasaan negatif tersebut kemudian lakukan hal positif yang bisa mengubah fokus anda, seperti gosok gigi, cuci muka, baca Al-qur’an, nonton tv, ngobrol dengan anggota keluarga atau teman dan lain-lain, jika anda sudah mengubah fokus anda, selang beberapa menit perasaan anda akan berubah secara drastis, ini akan menjadi bukti di fikiran anda bahwa perasaan itu sungguh situasional.

Pada saat perasaan anda sudah kembali tenang, anda sudah mulai jernih berfikir, meskipun anda teringat kembali tentang masalah yang menyebabkan anda panik, anda tidak akan langsung panik. maka dari itu fikirkan solusi apa yang bisa anda lakukan untuk mengatasi masalah anda, coba berdialog dengan diri sendiri secara positif, kelola mindset anda dengan baik.

jika anda sudah menemukan solusi terhadap masalah anda namun perasaan anda masih menyimpan rasa cemas, maka abaikan perasaan cemas tersebut, yang penting anda sudah memikirkan solusi terbaik apa yang harus anda lakukan untuk mengatasi masalah anda, mengenai hasilnya nanti anda cukup berserah diri kepada Allah SWT, yang penting anda sudah ikhitiar dan berdoa, apa yang tidak bisa anda fikirkan tidak usah anda fikirkan dan ikhlaskan hati anda terhadap semua yang telah terjadi

apakah dengan cuek terhadap perasaan negatif yang anda alami itu menunjukkan ketidakpedulian anda terhadap diri sendiri? Justru dengan bersikap cuek terhadap perasaan negatif yang anda alami adalah wujud kepedulian anda terhadap diri sendiri, sikap cuek tersebut dilakukan atas dasar rasa sayang anda terhadap diri sendiri, itu semua anda lakukan karena anda peduli terhadap kebahagiaan hati anda, kesehatan anda, impian anda, tujuan hidup anda, keluarga anda yang anda cintai dan lain-lain.

Dengan merenungkan hal ini anda akan bersikap cuek terhadap perasaan negatif yang anda alami karena anda tentunya tidak ingin membuang-buang waktu anda untuk memikirkan dan menuruti perasaan negatif anda yang sifatnya situasional.

4.      Teknik Anchor

Dalam ilmu psikologi dan hypnotherapy ada yang dinamakan dengan teknik anchor, kegunaan teknik ini adalah mengubah fokus dengan mengkaitkannya dengan sesuatu, jadi anchor ini ada bermacam-macam, ada anchor yang menggunakan benda dan ada yang anchor yang menggunakan gerak tubuh, sebaiknya anda tidak memakai teknik anchor yang menggunakan benda karena itu bisa merubah keyakinan anda

Anthony Robbin mengatakan dalam bukunya Awaken the Giant Within yaitu “Our Emotion is created by our motion” artinya emosi kita itu sangat dipengaruhi oleh gerak kita. Bapak Tung Desem Waringin sering mempraktekkan teori yang dikatakan oleh Anthony robbin ini di berbagai seminarnya, seperti mengajak audiens untuk melompat-lompat agar perasaan mereka tetap semangat.

Pernyataan Anthony Robbin ini tentu saja menguatkan penjelasan kita pada point nomor 2 bahwa perasaan itu sungguh situasional, oleh gerak tubuh saja perasaan bisa berubah.

Teknik anchor yang akan saya jelaskan disini adalah teknik anchor yang menggunakan gerak tubuh, disini saya akan coba menjelaskan tentang cara mengkombinasi teori yang dikatakan oleh Anthony Robbin dengan teknik anchor, untuk menggunakan teknik anchor anda harus memprogram fikiran anda terhadap gerak tubuh yang anda kaitkan, contoh : ketika anda mengepalkan tangan anda, perintahkan otak anda untuk memikirkan hal yang membahagiakan

Jika anda melakukan ini secara berulang-ulang, anda tidak perlu lagi perintahkan otak anda, secara otomatis otak anda akan memikirkan hal yang membahagiakan ketika anda mengepalkan tangan anda, teknik ini akan sangat ampuh jika anda melakukannya untuk gerak-gerak yang lebih dahsyat seperti melompat, mengangkat tangan keatas, dan lain-lain.

Keempat cara diatas akan sangat bagus hasilnya jika anda mengkombinasikannya. Jika anda selalu ingat dengan cara ini maka mental anda akan terbentuk dengan baik karena setiap anda mengalami panic attack anda akan ingat dengan cara ini, seiring berjalannya waktu anda tidak takut lagi dengan panic attack. Hal ini tentu saja dapat merubah mindset anda tentang kecemasan yang anda alami.

Minggu, 08 September 2013

Strategi Berfikir Positif

Otak adalah anugerah Tuhan yang sangat besar , dengan otak orang bisa melakukan banyak hal dalam hidup ini, otak lah yang memproses semua fikiran manusia, fikiran merupakan elemen yang sangat penting bagi kehidupan manusia. di dunia ini hanya ada 2 fikiran, yaitu fikiran positif dan fikiran negative, fikiran positif akan menarik hal yang positif dan fikiran negatif akan menarik hal yang negatif

Menurut DR. Ibrahim Elfiky dalam bukunya terapi berfikir positif, ketika kita memberikan persepsi pada suatu hal, dan memfokuskan fikiran kita pada hal itu, fikiran tersebut akan menyebar, dalam hal ini fikiran akan mencari file -file yang berhubungan dengan hal itu pada memori otak, tujuannya adalah untuk mencari bukti-bukti penguat terhadap hal itu, jika hal tersebut dilakukan berulang-ulang dan diikat oleh perasaan, sehingga tertanam mindset yang kuat terhadap hal tersebut, mindset tersebut akan menyebabkan perubahan tingkah laku, perasaan, kebiasaan, citra diri, sikap, kesehatan dan lain-lain. 

dalam buku tersebut juga dijelaskan bahwa hasil penelitian menegaskan 95% penyebab munculnya penyakit bersumber dari akal. akal berfikir lalu mengirimkan pesan ke tubuh. selanjutnya tubuh merespons, respon itulah yang mempengaruhi seluruh anggota tubuh. contoh : ketika seseorang dipecat dari pekerjaannya maka fikirannya akan fokus pada perasaan tidak dihargai, dibuang, dan takut akan masa depan. ketika itu jantungnya berdetak kencang dan memompa darah dalam jumlah yang banyak. detak jantungnya meningkat dua atau tiga kali lipat. hal ini tentu melahirkan berbagai penyakit jantung. penelitian itu melihat lebih jauh lagi bahwa pikiran negatif membuat sistem saraf selalu tegang. sistem kekebalan tubuh pun mengerahkan pasukan untuk melindungi. Tarikan napas menjadi pendek dan cepat, tekanan darah meningkat, suhu tubuh berubah, dan kadar adrenalin bertambah. semua jelas dapat memunculkan berbagai penyakit

Untuk itu penting bagi kita untuk selalu berfikir positif dalam hidup ini, Ada 4 langkah untuk mengubah cara berfikir yang negatif menjadi positif yaitu sebagai berikut :

1.       Ubah persepsi anda
2.       Ubah fokus anda
3.       Ubah kebiasaan hidup anda
4.       Ubah lingkungan anda


Adapun penjelasan untuk 4 langkah diatas yaitu sebagai berikut

1.       Ubah persepsi anda
Persepsi merupakan awal dari perubahan, berbagai fikiran yang muncul dari otak kita berawal dari persepsi. Namun  Terkadang  kita terlalu berlebihan dalam memberikan persepsi terhadap suatu masalah, masalah yang jika kita katakan bernilai 7 kemudian dipersepsikan menjadi 15 atau 30, lebih besar dari fenomena nyata masalah itu sendiri. Perlu diketahui ketika persepsi kita sudah negatif terhadap suatu hal, kita  akan sulit percaya suatu hal itu bernilai positif, Contoh :
Misalnya kita sakit asam lambung, dada terasa sesak , jantung berdebar, perut mual dan kepala terasa pusing, lalu kita berikan persepsi pada diri kita, sepertinya penyakit ku ini sangat berat, lalu fikiran kita akan mengaitkan penyakit kita dengan gejala gejala penderita penyakit jantung, penderita penyakit stroke yang pernah kita dengar, fikiran ini akan menyebar luas, hingga kita mencari gejala-gejala yang kita alami ini di internet, sampai akhirnya fikiran kita itu gak proporsional, bahkan untuk hal yang sepele pun menjadi cemas, mulai takut terhadap kematian dan terjadilah panic attack, rasa cemas itu yang membuat penyakit itu menjadi sangat berat
Contoh lain misalnya, jika kita sakit hati pada seseorang, maka apapun tindakan orang itu pasti akan terlihat negatif oleh kita, fikiran kita akan terus berprasangka buruk pada orang itu, fikiran kita akan mengaitkan perbuatan orang itu yang tidak kita suka di masa lalu dengan perbuatan orang itu di masa sekarang, padahal kenyataannya orang itu belum tentu seperti itu

2.      Ubah Fokus Anda
Sering kali kita memfokuskan fikiran terhadap persepsi-persepsi negatif yang kita buat sendiri, adakalanya kita tahu bahwa hal yang kita fikirkan itu gak penting, gak ada manfaatnya jika difikirkan, namun karena kebiasaan dan kecemasan kita yang terlalu tinggi membuat kita terus memikirkan masalah itu, padahal jika kita fikirkan hal-hal lain yang positif akan jauh lebih bermanfaat. Untuk itu cara mengubah fokus adalah ambil  keputusan tanpa ragu-ragu memilih fikiran yang positif untuk difikirkan, jika anda memiliki masalah, fikirkan solusi terbaik pada saat itu dan tidak memikirkannya lagi esok hari

3.   Ubah kebiasaan hidup anda
Kebiasaan hidup sangat mempengaruhi fikiran dan jiwa kita, menurut Anthony Robbin gerak kita dipengaruhi oleh emosi kita dan emosi kita juga dipengaruhi oleh gerak kita, jadi terjadi hubungan timbal balik antara emosi dan gerak kita. contohnya : orang yang sedang sedih, coba perhatikan geraknya, dagunya pasti kebawah, matanya pasti suram dan napasnya pendek-pendek, seandainya orang sedih tersebut tiba-tiba merubah geraknya, dagunya naik keatas, mata cerah melihat keatas, kedua tangan keatas, kemudian tersenyum sambil mengatakan yes dengan penuh semangat, apakah yang terjadi dengan orang itu? apakah perasaannya berubah ? apakah detak jantung dan perasaannya berubah? untuk ini anda bisa buktikan sendiri, dan saya sangat yakin perasaannya akan berubah, makanya Bapak Dedy Susanto mengatakan perasaan itu sifatnya situasional atau kondisional, beda kondisi bisa beda rasa, beda tempat juga bisa beda rasa. Coba anda ingat-ingat kembali kebiasaan hidup anda yang negatif, kalau perlu anda tuliskan, seperti sering mengeluh, sering merasa minder, sering menonton film horror, sering menyesali diri sendiri, sering bermenung, sering bermalas-malasan, sering memikirkan hal-hal yang gak penting dan lain-lain, kemudian gantilah dengan kebiasaan-kebiasaan yang positif seperti baca buku, olahraga, baca al-quran, berzikir dan lain-lain.

4. Ubah lingkungan anda
Lingkungan sangat mempengaruhi cara berfikir manusia, karakter dan pemikiran yang ada pada diri kita saat ini 80 % adalah hasil dari interaksi kita dengan lingkungan, jika kita berteman dengan orang yang pandai bermain music, maka kita pun akan pandai dan hobi bermain music, jika kita berteman dengan orang yang humoris, maka kita pun akan menjadi humoris, jika kita berteman dengan orang yang sering mengeluh, maka kita pun akan sering mengeluh, jika kita berteman dengan pengusaha kaya, maka kita pun akan hobi dan jago berbisnis, jika kita berteman dengan ustad maka kepribadian kita pun akan baik, jadi carilah lingkungan yang bisa membangun jiwa dan fikiran anda menjadi lebih baik, seringlah berkumpul dengan orang-orang yang berpengetahuan, berjiwa besar, berfikir positif dan baik akhlaknya, sering lah mengikuti pengajian, seminar atau training yang bisa merubah cara berfikir anda. Selain itu usahakan lingkungan rumah ataupun kantor anda selalu bersih, sekali-kali mungkin anda jalan-jalan ke taman melihat pemandangan, ini bertujuan agar fikiran anda tetap segar

Ubahlah pemikiran anda
  1. Biasanya memikirkan hal yang tidak bermanfaat, sekarang memikirkan hal-hal yang bermanfaat
  2. Biasanya  memikirkan apa yang tidak anda miliki, sekarang mensyukuri apa yang anda miliki
  3. Biasanya memikirkan dan menyesali masa lalu, sekarang memikirkan apa yang bisa anda kerjakan sekarang
  4. Biasanya memikirkan dan mencemaskan apa yang akan terjadi di waktu yang akan datang, sekarang memikirkan kegiatan yang bisa anda lakukan sekarang.
  5. Biasanya memikirkan resiko kegagalan, sekarang memikirkan keberhasilan yang akan dicapai
  6. Biasanya mengingat keburukan orang kepada anda, sekarang mengingat kebaikan dan jasa orang kepada anda
  7. Biasanya memikirkan penderitaan, sekarang mengingat hal-hal yang membahagiakan.

Berhentilah memfokuskan fikiran pada hal-hal dibawah ini

1.       Penyesalan
2.       Keluhan
3.       Kegagalan
4.       Kematian
5.       Kehancuran
6.       Dendam
7.       Penyakit
8.       Kesedihan
9.       Penderitaan
10.   Dan lain-lain


Setiap manusia pasti pernah merasa cemas, sedih, marah dan lain-lain, itu semua adalah hal yang wajar, semua perasaan itu manusiawi, namun apabila berlebihan, ini yang menjadi tidak wajar. Cemas yang berlebihan atau sedih yang berlebihan itu adalah hal yang tidak wajar. Jika hal ini terjadi, maka kita perlu mengubah fokus kita terhadap perasaan yang berlebihan tersebut, ubahlah fokus fikiran dengan memikirkan hal-hal yang bermanfaat seperti yang tertera dibawah ini
  1.  Tujuan hidup anda
  2. Ibadah anda
  3. Keluarga anda yang anda cintai
  4. Profesi anda
  5. Pola hidup anda
  6. Impian anda
  7. Kebahagiaan hati anda
  8. Rencana masa depan anda
  9. Hubungan Sosial anda
  10. Dan lain-lain

Jadi sekali lagi saya sampaikan, selagi kita hidup kita selalu punya kesempatan untuk memilih apa yang patut kita fokuskan, apakah fokus pada fikiran positif atau fikiran negatif?, dan pilihan kita itu sangat mempengaruhi kehidupan kita

Kita hanya bisa berfikir sesuai dengan apa yang kita mampu fikirkan, dan Kita hanya bisa mengusahakan sesuai dengan apa yang kita mampu usahakan, Setelah itu kita serahkan kepada Tuhan. Hal yang tidak mampu kita fikirkan, tidak usah difikirkan, karena pada dasarnya kehidupan itu sudah digariskan. Selalulah ingat bahwa Tuhan itu Maha Besar diatas semua masalah yang kita hadapi

Artikel ini tidak bermaksud menggurui siapapun, mudah-mudahan bermanfaat bagi kita semua

Salam Bahagia
Nico Manggala