Monday, April 24, 2017

Cara Merubah Pola Fikir Negatif terhadap 3 Hal yang Sering Mengganggu Fikiran Penderita Ansietas


Pada dasarnya ada 3 hal yang sering mengganggu fikiran penderita Ansietas. 3 hal tersebut yaitu penyakit yang diderita, kematian dan masalah yang sedang dihadapi. Jika 3 hal ini dipersepsikan secara negatif maka akan terbentuk pola fikir yang negatif. Untuk lebih jelasnya, saya coba jelaskan satu persatu cara merubah pola fikir negatif terhadap ketiga hal tersebut, antara lain yaitu sebagai berikut :

1. Penyakit yang diderita 

Penderita Ansietas itu biasanya terlalu mencemaskan penyakit yang dia derita. Akibatnya, penyakit yang dia derita menjadi semakin berat. Karena penyakit yang dia derita semakin berat, dia menjadi semakin sering mengeluh dengan penyakitnya. Saking seringnya mengeluh, dia menjadi putus asa dengan penyakitnya. Dalam hal ini, dia menjadi tidak yakin lagi kalau dia bisa sembuh.

Berbicara tentang penyakit, dalam Al-quran sudah dikatakan bahwa semua penyakit ada obatnya. Jadi, Anda harus tetap yakin bahwa penyakit yang Anda derita itu bisa disembuhkan. Jika saat ini Anda belum mencapai kesembuhan, maka bukan berarti Anda tidak bisa sembuh. Dalam hal ini, Anda perlu ikhlas dan terus berjuang. Toh penyakit yang Anda derita sekarang ini tidak menghentikan Anda untuk tetap merasa bahagia.

Jangankan menderita suatu penyakit, seandainya cacat pun tubuh Anda, maka Anda tetap bisa merasa bahagia. di dunia ini banyak sekali penderita cacat yang merasa lebih bahagia menjalani hidup dibanding orang normal. Jadi, hal itu terpulang kepada persepsi kita dalam menyikapi kondisi yang kita alami. Sesungguhnya Tuhan itu Maha adil.
2. Kematian 

Selain penyakit, kematian juga merupakan hal yang sangat mengganggu fikiran penderita Ansietas. Pada dasarnya ada banyak sekali hal yang menyebabkan penderita Ansietas itu menjadi sangat takut dengan kematian, antara lain yaitu : 
  1. Terlena dengan kenikmatan duniawi, sehingga tidak siap untuk berhadapan dengan kematian.
  2. Kurang beribadah
  3. Pernah melakukan dosa di masa lalu
Berbicara tentang kematian, maka sudah jelas bahwa kematian itu sudah pasti akan terjadi. Mau atau tidak mau, kita harus siap untuk berhadapan dengan kematian. Jika kita terlena dengan kenikmatan duniawi maka kita tidak akan siap untuk berhadapan dengan kematian. Untuk itu, jangan mau terlena dengan kenikmatan duniawi.

Kemudian, kita juga perlu ingat bahwa sesungguhnya kematian itu urusan Tuhan. Kita tidak perlu memikirkan kapan kita akan meninggal, yang perlu kita fikirkan itu adalah apa yang bisa kita lakukan selama kita masih hidup. Jika selama ini kita kurang beribadah, maka coba perbanyak ibadahnya. Jika sebelumnya kita pernah melakukan dosa, coba minta ampun kepada Tuhan, dan jangan pernah ulangi perbuatan dosa tersebut.

Baca juga : Cara Mengobati Ansietas (Kecemasan yang Terlalu Berlebihan)

3. Masalah yang sedang dihadapi

Pada dasarnya masalah yang sedang dihadapi merupakan salah satu hal yang mengganggu fikiran penderita Ansietas. Masalah yang sedang dihadapi ini bentuknya bisa bermacam-macam, seperti masalah dalam keluarga, masalah di kantor, masalah ekonomi, masalah percintaan dan lain-lain.

Dalam menghadapi masalah, sering kali penderita ansietas itu merasa patah semangat. Dalam hal ini, dia tidak ikhlas menerima masalah itu. dia beranggapan kalau masalah yang dia hadapi itu sangat besar dan tidak bisa diselesaikan.

Berbicara tentang masalah, semua manusia di dunia ini punya masalah, tidak ada satupun manusia yang tidak punya masalah. Jika kita bandingkan masalah kita dengan masalah orang lain, mungkin jauh lebih berat masalah orang lain. Namun, orang tersebut tetap bisa menyelesaikan masalah yang berat tersebut.

Jadi, pada dasarnya seseorang sulit menyelesaikan masalah bukan karena beratnya masalah itu tapi karena dia tidak ikhlas menerima masalah itu. Penyebab dia tidak ikhlas menerima masalah itu adalah karena dia terlalu banyak bertanya. Biasanya pertanyaan-pertanyaan yang muncul di fikirannya itu seperti ini" bagaimana kalau nanti terjadi hal yang buruk? bagaimana kalau seandainya nanti aku tidak mampu melakukannya.? Mengapa hal ini harus terjadi kepadaku ?

Pada dasarnya pertanyaan-pertanyaan seperti itu membuat dia menjadi tidak ikhlas untuk menerima masalah itu. Dalam hidup ini adakalanya kita perlu menjalani saja tanpa banyak bertanya. Setelah kita jalani saja dengan ikhlas, nanti Tuhan akan menunjukkan jalan dan kita akan menemukan jawabannya.

Biasanya pada saat kita menemukan jawabannya, kita akan berkata dalam hati seperti ini "Ooh ternyata ini tujuan Tuhan memberikan aku masalah itu. Dari masalah itu aku jadi termotivasi untuk mengejar impianku dan aku juga mendapatkan banyak pelajaran. Jika aku tidak mendapatkan masalah tersebut, mungkin aku tidak sampai sejauh ini. Alhamdulillah, terima kasih ya Allah atas masalah yang sudah diberikan kepadaku."

Jadi, jika kita punya masalah, coba terima masalah itu dengan ikhlas, hadapi masalah itu, selesaikan dengan baik masalah itu tanpa banyak bertanya, lalu kemudian cobalah untuk mengambil pelajaran dari masalah itu.

Jika seandainya kita belum menemukan solusi atas masalah kita, maka cobalah untuk bertawakal kepada Tuhan, serahkan masalah itu kepadaNya dan berdoa untuk minta petunjuk dariNya. Insha Allah nanti Tuhan akan menunjukkan jalan keluarnya.

Dalam hal ini dapat kita ambil kesimpulan bahwa seberat apapun masalah yang kita hadapi, jika kita ikhtiar dan berdoa maka insha Allah kita pasti bisa menyelesaikan masalah tersebut. Karena, sesungguhnya Tuhan tidak akan memberikan masalah kepada siapapun diluar batas kemampuannya.

Terkadang, ketika kita punya masalah, kita menjadi lupa bahwa Tuhan itu Maha Besar diatas semua masalah yang kita hadapi. Jangankan antara Tuhan dan masalah. Antara kita dan masalah saja, kita lebih besar dari masalah tersebut. Masalah itu tidak pernah lebih besar dari diri kita. Masalah diizinkan terjadi dalam hidup justru untuk membentuk kita.

Untuk itu, jangan pernah menganggap masalah itu lebih besar dari diri kita, Dan, jangan pernah juga melakukan penyangkalan diri terhadap masalah yang kita hadapi. Dalam hidup ini, adakalanya kita melakukan penyangkalan diri terhadap masalah yang kita hadapi. Contoh penyangkalan diri yang kita lakukan itu seperti ini "Wajar aja dia bisa menyelesaikan masalahnya, kehidupan dia kan beda dengan aku, masalah yang dia hadapi tidak seberat masalah ku."

Pada dasarnya penyangkalan diri seperti itu hanya akan membuat kita menjadi stres dan tidak berdaya untuk menyelesaikan masalah yang kita hadapi. Menurut bapak Dedy Susanto, jika ada penyangkalan diri seperti itu, coba ajukan 3 pertanyaan dibawah ini :

1. Menurut Anda, di dunia ini ada atau tidak orang yang punya masalah yang jauh lebih besar daripada Anda ?
Biasanya orang menjawab, "Ya, tentu ada orang-orang yang memiliki masalah yang jauh lebih besar daripada saya."

2. Menurut Anda, banyak atau sedikit orang yang memiliki masalah yang jauh lebih besar itu ?
Kebanyakan orang menjawab, "Sepertinya banyak."

3. Menurut Anda, diantara orang-orang itu, ada atau tidak yang tetap bertahan, tetap ikhlas dan rela menjalani keadaannya, sambil terus berharap di kemudian hari akan ada pintu yang terbuka ?
Semoga Anda menjawab "Ada."

Bila Anda menjawab "Ada.", saya ingin bicara secara pribadi kepada Anda. Bila ada orang yang mengalami situasi yang jauh lebih berat dibanding Anda, tapi dia tetap bertahan dan berjuang, ANDA PASTI LEBIH DARI ITU! ANDA JUGA PASTI BISA! Doa restu saya untuk Anda, semoga hati Anda dipenuhi keikhlasan dan kedamaian untuk menerima kenyataan yang ada, sambil tetap berharap penuh kepada Tuhan serta berjuang. I wish you all the best.


baca juga : Cara Ampuh Menyelesaikan Masalah Kecemasan Berlebihan

Tuesday, August 2, 2016

Cara Melatih Diri untuk Bersikap Ikhlas dan Pasrah kepada Allah SWT

Pada dasarnya hal yang menyebabkan hati seseorang sulit untuk tenang yaitu karena hatinya belum ikhlas dan pasrah kepada Allah SWT. Sesungguhnya hati yang dipenuhi rasa ikhlas dan pasrah kepada Allah SWT tidak akan bisa diganggu oleh rasa takut. Hati yang dipenuhi rasa ikhlas dan pasrah kepada Allah SWT akan merasa sangat tenang dan bahagia menjalani kehidupan.

Friday, July 29, 2016

Cara Menyembuhkan Anxiety Disorder dengan Terapi EFT


Anxiety Disorder atau Ansietas merupakan suatu penyakit yang menyebabkan penderitanya mengalami kecemasan yang berlebihan. Pada umumnya kecemasan yang dialami penderita akan menimbulkan berbagai macam gejala fisik atau biasa dikenal dengan psikosomatis.

Psikosomatis yang dialami penderita biasanya bermacam-macam, seperti penyakit asam lambung, migrain, badan pegal-pegal, perut mual, leher terasa kaku, sering mengalami kedutan, jantung berdebar sangat kencang, napas terasa sesak dan lain-lain.

Thursday, July 28, 2016

Berapa Lama Waktu yang Diperlukan untuk Sembuh dari Ansietas (Kecemasan Berlebihan) ?

Semenjak saya aktif menulis artikel tentang ansietas di blog, banyak sekali yang bertanya kepada saya seperti ini, “Mas Nico berapa lama waktu yang diperlukan untuk sembuh dari ansietas ?”

Berbicara tentang waktu yang diperlukan untuk sembuh dari ansietas, maka hal itu sangat tergantung dari seberapa besar ikhtiar dan doa Anda dalam menjalani proses pemulihan. Sesungguhnya waktu yang diperlukan orang untuk sembuh dari ansietas itu bermacam-macam, ada yang 6 bulan, ada yang 1 tahun dan ada juga yang sampai bertahun-tahun.

Sunday, July 10, 2016

Cara Menyikapi Sebuah Permasalahan agar Tidak Memikirkannya secara Berlarut-larut


Apapun permasalahan yang kita hadapi, pilihannya cuma 2 yaitu apakah kita menjadikan masalah itu baik untuk kita atau menjadikan masalah itu buruk untuk kita. 

Jadi, setiap ada permasalahan, kita diharuskan untuk memilih antara 2 pilihan, yaitu memilih untuk menjadikan masalah itu sebagai pembangun kita, atau memilih untuk menjadikan masalah itu sebagai penghancur kita. Lama kita berfikir, sebentar kita berfikir, pilihannya cuma 2 itu.

Cara Ampuh Menyelesaikan Masalah Kecemasan Berlebihan


Kita tidak akan pernah bisa lari dari masalah. Jika kita lari dari masalah maka masalah itu akan terus membelenggu jiwa kita. Cara terbaik untuk menyelesaikan masalah adalah menghadapinya. Kebanyakan penderita ansietas itu berusaha lari dari masalah, Ketika dia takut dengan sesuatu hal, dia akan coba menghindari hal tersebut.

Thursday, July 7, 2016

Cara Memulihkan Ansietas dengan Memiliki Rasa Cinta dan Kepercayan yang Tinggi kepada Tuhan



Pada dasarnya rasa takut itu muncul disebabkan karena seseorang ingin menghindari kekecewaan atau kepedihan. Semua yang ditakuti oleh penderita ansietas mulai dari kematian, terkena penyakit berat, rasa malu, kehilangan orang yang dicintai dan lain-lain. semuanya itu merupakan sesuatu yang dia anggap sebagai kekecewaan atau kepedihan.

Monday, June 27, 2016

Sulit Mengatasi Kecemasan Berlebihan ? Coba Berfikir Sederhana


Penderita ansietas itu adalah orang yang suka berfikir terlalu jauh. Hal inilah yang membuat dia menjadi cemas berlebihan. Untuk itu, dalam menjalani kehidupan kita tidak perlu berfikir terlalu jauh, berfikirlah secara sederhana.

Pada dasarnya menjalani kehidupan itu ibarat mengendarai sebuah mobil. Jika seseorang ingin mencapai suatu tujuan dengan mengendarai mobil maka dia harus berfikir secara sederhana.

Wednesday, June 15, 2016

Cara Mengatasi Kecemasan Berlebihan (Ansietas) dengan Menemukan Arti Kebahagiaan


Penyebab penderita ansietas sulit mendapatkan ketenangan karena dia menetapkan standar untuk kebahagiaannya. Dalam hal ini, dia beranggapan seperti ini :

Untuk merasa bahagia harus sehat
Untuk merasa bahagia, harus jadi orang kaya dulu
Untuk merasa bahagia, harus memiliki jabatan yang tinggi
Untuk merasa bahagia, harus hidup selamanya, tidak bisa meninggal