Wednesday, June 15, 2016

Cara Mengatasi Kecemasan Berlebihan (Ansietas) dengan Menemukan Arti Kebahagiaan


Penyebab penderita ansietas sulit mendapatkan ketenangan karena dia menetapkan standar untuk kebahagiaannya. Dalam hal ini, dia beranggapan seperti ini :

Untuk merasa bahagia harus sehat
Untuk merasa bahagia, harus jadi orang kaya dulu
Untuk merasa bahagia, harus memiliki jabatan yang tinggi
Untuk merasa bahagia, harus hidup selamanya, tidak bisa meninggal

Standar seperti inilah yang membatasi penderita ansietas untuk merasa bahagia. Standar ini juga yang membuat penderita ansietas menjadi lupa bahwa hidup ini sudah ada yang mengatur

Memang tidak bisa dipungkiri, kita sangat dianjurkan untuk mencari uang, memiliki tubuh yang sehat dan mendapatkan jabatan yang tinggi agar kita lebih dihargai orang. Namun, jangan jadikan itu patokan mutlak untuk merasa bahagia. Apapun kondisi yang kita jalani saat ini, kita tetap bisa merasa bahagia.

Jika saat ini kita belum bisa menjadi orang kaya, itu bukan berarti kita tidak bisa bahagia. Sesungguhnya kekayaan itu belum tentu menjamin seseorang untuk merasa bahagia. pada kenyataannya ada juga orang kaya yang merasa stres atau depresi.

Kemudian, kondisi fisik juga belum tentu menjamin seseorang untuk merasa bahagia. banyak orang yang fisiknya sehat, namun hatinya merasa gelisah, setiap hari dia cemas dan menduga-duga dirinya itu terkena penyakit, padahal kondisi fisiknya baik-baik saja.

Ada juga orang yang kondisi fisiknya cacat, namun tetap merasa bahagia menjalani kehidupan. Contohnya nick vujicic, saya sengaja mempost foto nick vujicic ini agar kita yakin bahwa kondisi fisik itu tidak menentukan kebahagiaan seseorang.

Nick Vujicic ini hidupnya sangat bahagia. kondisi fisiknya tidak membatasi dia untuk tetap merasa bahagia dan meraih cita-citanya.

Jadi, bukan kondisi kita yang menentukan kebahagiaan kita, melainkan persepsi kita. terkadang karena sakit sedikit, penderita ansietas itu merasa cemas dan juga sedih. hal inilah yang membuat dia itu sulit untuk sembuh dari ansietas

Hal terpenting itu sebenarnya bukan memulihkan ansietas tapi menemukan arti kebahagiaan. Jika hati sudah merasa bahagia maka detak jantung menjadi stabil, peredaran darah menjadi lancar dan metabolisme tubuh juga akan lancar kembali. Hal ini tentu saja dapat membuat kesehatan menjadi membaik.

Kemudian, kita juga tidak perlu cemas akan kematian. Karena, kematian itu pasti akan terjadi. yang perlu kita fikirkan itu adalah apa yang bisa kita lakukan sebelum kita meninggal. Jika selama ini kita kurang beribadah, perbanyak ibadahnya. Jika selama ini kita sering berbuat kesalahan, coba minta ampun kepada Tuhan.

Kebanyakan penderita ansietas itu terlalu mencemaskan kematian, sampai-sampai mereka itu sering mempertanyakan mitos-mitos seperti ini "katanya kalau dengar suara burung, nanti kita akan meninggal, apakah pertanda ini benar" atau "Katanya kalau mimpi ini, itu pertanda kalau kita akan meninggal, apakah hal tersebut benar"

Benar atau tidak, mitos seperti itu sama sekali tidak penting. yang terpenting itu adalah apa yang bisa kita lakukan sebelum kita meninggal?

Coba kita berandai-andai. Jika seandainya usia Anda cuma tinggal satu hari apakah yang akan Anda lakukan? apakah Anda akan berfikir seperti ini "usiaku tinggal 1 hari, aku takut sekali menghadapi kematian, bagaimana ini?" atau Anda akan berkata seperti ini "usiaku tinggal satu hari saja, aku harus manfaatkan waktu ini sebaik-baiknya, aku akan minta ampun kepada Tuhan atas dosa ku selama ini, kemudian aku akan meningkatkan ibadah. selain itu, aku juga akan melakukan hal yang bermanfaat untuk orang lain"

Sekarang, pilihan ada di tangan Anda, apakah Anda akan menghabiskan waktu Anda untuk mencemaskan kematian atau memanfaatkan usia Anda sebaik-baiknya dengan banyak melakukan hal-hal yang bermanfaat.

Cara Mengatasi Kecemasan Berlebihan dengan Menyikapi Harapan yang Tidak Realistis


Pada dasarnya penderita ansietas itu adalah orang-orang yang perfectionis. Hal ini yang membuat dia menjadi tidak berfikir realistis. Tanpa disadari, dia menjadi berharap hal-hal yang tidak mungkin dicapainya, contoh harapan itu seperti ini :

dia berharap dia akan hidup selamanya, tidak pernah meninggal
dia berharap dia akan sehat selamanya, tidak pernah sakit
dia berharap semua yang dijalaninya lancar-lancar saja, tidak pernah ada masalah
dia berharap setiap keputusan yang ingin diambilnya tidak pernah ada resiko
dia berharap semua orang akan bersikap baik kepadanya
dia berharap semua orang yang dicintainya selalu bersamanya selama-lamanya

Jika disimpulkan, dia menginginkan "kesempurnaan"

Pada dasarnya kesempurnaan itu hanyalah milik Allah SWT. Jika seseorang menginginkan kesempurnaan maka akan terbentuk harapan yang tidak realistis dalam fikirannya. Dan, sesungguhnya harapan yang tidak realistis itu dapat membuat dia menjadi cemas berlebihan

Supaya lebih memahami, kita akan coba bahas harapan yang tidak realistis ini satu persatu, antara lain yaitu sebagai berikut :

1. Berharap untuk hidup selamanya, tidak pernah meninggal

Seseorang yang berharap untuk hidup selamanya akan merasa takut dengan kematian. Baginya kematian itu adalah sesuatu yang mengerikan.

Padahal, jika dia renungkan secara positif, dia akan menganggap kematian itu sebagai pemacu dia untuk melakukan hal-hal yang bermanfaat.

Dengan adanya kematian, dia akan menganggap bahwa kehidupan di dunia ini hanyalah persinggahan. Dengan begitu, dia jadi menghargai kehidupan yang dia miliki.

Dalam hal ini, dia akan manfaatkan usia dia sebaik-baiknya untuk melakukan hal-hal yang bermanfaat. Sehingga, ketika dia akan meninggal nanti, dia akan tersenyum bahagia. Dia merasa bahagia menghadapi kematian karena dia sudah manfaatkan usia yang dia miliki dengan baik.

2. Berharap sehat selamanya, tidak pernah sakit

Seseorang yang berharap untuk sehat selamanya akan merasa sangat takut jika terkena penyakit.  Memang tidak ada salahnya kita menginginkan tubuh yang sehat, namun jangan pernah berharap bahwa kita tidak akan pernah sakit.

Coba Anda renungkan, manusia mana yang tidak pernah sakit? semua manusia pasti pernah sakit. Jadi, jika Anda berharap diri Anda tidak pernah sakit maka itu adalah hal yang mustahil.

Dalam hal ini, bukan berarti saya menyuruh Anda untuk mengabaikan kesehatan Anda. Sesungguhnya berharap hidup sehat itu adalah sangat baik. Namun, jangan bebani fikiran Anda bahwa hidup sehat selamanya itu adalah suatu keharusan.

Jika Anda menganggap hal itu sebagai keharusan maka Anda akan lupa bahwa hidup ini sudah ada yang mengatur.

Perlu Anda sadari, belum tentu semua yang Anda inginkan itu adalah yang terbaik untuk Anda. Tuhan itu lebih tahu apa yang terbaik untuk Anda. Tuhan itu lebih tahu apa yang Anda butuhkan lebih dari sekedar apa yang Anda inginkan.

Mungkin sekilas Anda akan beranggapan bahwa orang yang ditimpakan suatu penyakit itu hidupnya sangat menderita. Lalu, Anda menjadi sangat takut jika terkena penyakit juga.

Namun, jika Anda renungkan, sesungguhnya penyakit yang diberikan kepada seseorang itu tersimpan tujuan Tuhan yang sangat mulia. Dalam hal ini, penyakit tersebut dapat menghapus dosa yang dilakukannya di masa lalu. Selain itu, penyakit tersebut dapat membuat dia jadi instropeksi diri.

Ada orang yang ketika sehat, dia jarang beribadah, dia lebih banyak melakukan maksiat. Namun, setelah dia sakit, dia jadi sadar akan kesalahannya selama ini. Hal ini membuat dia jadi rajin beribadah.

3. Berharap semua yang dijalani lancar-lancar saja, tidak pernah ada masalah

Seseorang yang berharap semua yang dia jalani lancar-lancar saja akan membuat dia menjadi merasa sangat takut untuk berhadapan masalah. Hal inilah yang membuat jiwanya menjadi lemah

Padahal, jika dia renungkan, sesungguhnya mengharapkan kehidupan tanpa masalah itu adalah hal yang mustahil. Karena, kehidupan itu tidak pernah lepas dengan yang namanya masalah. Selagi kita hidup, kita pasti akan menghadapi masalah 

Pada dasarnya Allah memberikan masalah kepada kita karena Allah ingin mendidik kita menjadi lebih dewasa. Dan, sesungguhnya Allah tidak akan memberikan kita masalah jika kita tidak sanggup menghadapi masalah tersebut.

Dalam Al-quran sudah dijelaskan
“Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Dia mendapat (pahala) dari kebajikan yang dikerjakannya dan dia mendapat (siksa) dari kejahatan yang diperbuatnya….”(QS. Al Baqoroh : 286)

Dalam hidup ini sering kali kita punya persepsi berlebihan terhadap masalah yang kita hadapi. Hal ini yang membuat kita menjadi sangat cemas dengan masalah yang kita hadapi, contoh kecemasan tersebut seperti ini “Sekarang ini jualan sepi, nanti kalau begini terus aku bisa bangkrut, kalau usaha aku bangkrut bagaimana aku menafkahi istri dan anakku, selain itu hutangku juga banyak, aku takut hutang ku ini tidak sanggup aku lunasi, gimana ini, pusing aku”

Jika kita perhatikan contoh kecemasan tersebut, terlihat bahwa kecemasan tersebut hanya kecemasan yang dilebih-lebihkan. Tidak mungkin seorang suami tidak bisa menafkahi keluarganya jika dia mau berusaha dan berdoa kepada Allah. Dalam islam sudah dijelaskan bahwa setiap makhluk yang bernyawa sudah dijamin rezekinya oleh Allah SWT.

Contoh kecemasan diatas hanya salah satu dari sekian banyak kecemasan yang dialami orang. Jadi, jika kita perhatikan begitu banyak rasa takut ini yang porsinya terlalu dilebih-lebihkan. Untuk itu, cobalah kendalikan perasaan kita disaat kita menghadapi masalah.

Jangan jadikan masalah itu sebagai penghambat kita dalam mencapai sesuatu, tapi jadikanlah masalah itu sebagai tantangan bagi kita untuk lebih maju. Sesungguhnya kehidupan tanpa tantangan itu tidak enak.

Hal ini seperti kita main game, coba jika game yang kita mainkan itu tingkat kesulitannya rendah, maka tentu kita akan cepat bosan memainkan game itu. Tapi, coba jika game yang kita mainkan itu tingkat kesulitannya tinggi, maka kita akan menjadi bersemangat untuk memainkan game itu. Jadi, kita tidak perlu takut untuk berhadapan dengan masalah.

Jika kita merasa takut menghadapi masalah, cobalah untuk bertawakal kepada Allah, yakinkan diri kita bahwa Allah punya tujuan mulia atas masalah ini. Pada saat kita menghadapi masalah, tidak jarang juga kita merasa sedih, kesal, marah dan lain-lain. Sadarilah bahwa semua perasaan negatif yang kita alami itu memang diizinkan untuk terjadi. Semua perasaan negatif yang kita alami itu bertujuan untuk membentuk kita menjadi lebih dewasa

Dengan adanya perasaan sedih, kita jadi mengerti dengan arti kebahagian. Ketika kebahagiaan datang, kita jadi mensyukurinya, benar-benar terasa kebahagiaan itu. Namun, jika kita tidak pernah sedih maka perasaan kita ini menjadi tidak peka lagi dengan kebahagiaan. Ketika ada kebahagiaan, kita tidak menganggapnya sebagai kebahagiaan.

Kemudian, dengan adanya perasaan marah, kita jadi mengerti dengan arti kesabaran. Jika kita tidak punya perasaan marah, mungkinkah kita bisa belajar untuk bersikap sabar? Jawabannya tentu saja tidak.

Jadi, jika kita renungkan, Allah itu punya tujuan mulia terhadap semua yang terjadi dalam hidup kita, baik itu terhadap semua masalah yang kita hadapi maupun terhadap semua perasaan yang kita alami.

Dengan menyadari hal ini, insya Allah kita bisa bertawakal kepada Allah. Jika kita sudah bertawakal kepada Allah maka kecemasan itu akan hilang dan hati kita menjadi tabah dalam menghadapi masalah. Dengan begitu, kita bisa menyelesaikan masalah dengan baik. Ketika masalah itu selesai, kita pun akan sadar bahwa masalah itu tidak seperti yang kita cemaskan.

5. Berharap setiap keputusan yang ingin diambilnya tidak pernah ada resiko

Seseorang yang berharap setiap keputusan yang ingin diambilnya tidak pernah ada resiko akan merasa sangat takut untuk mengambil keputusan. Hal itu membuat dia jadi ragu untuk mengambil keputusan.

Padahal jika dia renungkan, tidak ada keputusan yang tidak memiliki resiko. Semakin besar keputusan yang kita ambil maka akan semakin besar juga resikonya. Sesungguhnya resiko dari setiap keputusan itu bertujuan agar kita lebih bijaksana dalam mengambil keputusan. Jika seandainya keputusan itu tidak ada resiko maka kita tidak akan belajar untuk bijaksana dalam mengambil keputusan.

Seseorang yang mengambil keputusan untuk berbisnis, resikonya bisnisnya bisa bangkrut. Resiko tersebut membuat dirinya menjadi bijaksana dalam memilih bisnis yang tepat untuk dirinya.

Kemudian seseorang yang mengambil keputusan untuk melakukan pinjaman ke bank dengan jaminan rumah, resikonya rumahnya bisa disita jika dia tidak mampu membayar pinjamannya. Resiko tersebut membuat dirinya menjadi lebih bijaksana dalam mengelola keuangannya. Dalam hal ini, dia akan mempertimbangkan jumlah pendapatan dan pengeluarannya sebelum melakukan pinjaman.

Untuk itu, jangan pernah berharap bahwa setiap keputusan yang Anda ambil tidak ada resiko. Pada saat Anda mengambil keputusan, beranikan diri Anda untuk mengambil keputusan terbaik. Jika pada akhirnya keputusan yang Anda ambil itu salah, Anda tidak perlu menyesalinya terlalu berlebihan, jadikan saja hal itu sebagai pembelajaan.

6. Berharap semua orang akan bersikap baik kepadanya

Jika seseorang berharap semua orang akan bersikap baik kepadanya, maka suatu saat dia akan mengalami kekecewaan. Kemudian, ketika kekecewaan itu terjadi, dia akan sangat takut untuk bersosialisasi dengan orang lain. Hal ini akan membuat dia menjadi minder, gampang tersinggung, tidak percaya diri dan fobia sosial.

Perlu kita sadari, jika kita berharap semua orang akan bersikap baik kepada kita maka hal itu adalah hal yang mustahil. Manusia yang sangat mulia seperti rasul saja ada juga orang yang benci kepadanya. Jadi, cobalah untuk berhenti berharap semua orang akan bersikap baik kepada kita.

Memang tidak bisa dipungkiri, adakalanya kita mengalami kekecewaan ketika bersosialisasi dengan orang lain. Namun, jika kita renungkan, sesungguhnya kekecewaan itu memang diizinkan untuk terjadi.

Kekecewaan yang kita alami itu bertujuan untuk membentuk kita menjadi lebih dewasa dalam bersikap. Dengan adanya kekecewaan, kita menjadi belajar untuk bersikap ikhlas kepada orang lain. Jadi berterima kasihlah kepada orang-orang yang telah menyakiti Anda. Mereka telah membantu Anda dalam mencapai kedewasaan.

7. Berharap semua orang yang dicintainya selalu bersamanya selama-lamanya

Seseorang yang berharap semua orang yang dicintainya selalu bersama dia selama-lamanya akan membuat dia menjadi takut kehilangan orang yang dicintai tersebut. Padahal, jika dia renungkan, setiap orang itu sudah ditentukan kematiannya. Rasa takut kehilangan orang yang dicintai hanya akan menyiksa batinnya

Perlu kita sadari semua yang kita miliki di dunia ini baik itu harta yang kita miliki, kesehatan kita, nyawa kita, orang-orang yang kita cintai, semuanya itu adalah titipan Allah. Suatu saat nanti Allah akan mengambilnya kembali dari kita. Jika kita sangat takut kehilangan orang yang kita cintai, itu artinya kecintaan kita kepada orang itu melebihi kecintaan kita kepada Allah. Padahal, kita bisa memiliki orang yang kita cintai itu karena Allah.

Untuk itu, coba tingkatkan rasa cinta kita kepada Allah SWT. Jika rasa cinta kepada Allah sudah sangat kuat, maka kita akan ikhlas menerima apapun yang terjadi, termasuk kehilangan orang yang dicintai. Jika kita sudah ikhlas maka hati akan menjadi tenang.

Saturday, May 7, 2016

Hal yang Bisa Dilakukan oleh Penderita Ansietas untuk Melepaskan Beban Fikiran


Penderita ansietas itu biasanya sering mengalami stres dengan kecemasan yang dia alami. Dalam hal ini, penderita ansietas itu sering kali merasa suntuk dan gelisah. Dia juga merasa hidupnya kurang bergairah dan penuh dengan beban fikiran.

Pada dasarnya ada banyak sekali hal yang bisa dilakukan oleh penderita ansietas untuk melepaskan beban fikiran. diantaranya yaitu sebagai berikut

1. Beribadah
Beribadah memiliki manfaat yang sangat luar biasa untuk ketenangan hati. Jika kita sering beribadah maka semua beban fikiran kita akan hilang dengan seketika. Dan, nantinya hati kita akan terasa sangat tenteram.

Untuk itu, mulai sekarang cobalah untuk banyak-banyak beribadah. Lakukan ibadah itu secara rutin, mulai dari shalat 5 waktu, puasa, membayar zakat, dan naik haji jika Anda sudah mampu. Kemudian, lakukan juga ibadah sunat seperti shalat sunat tahajud, berzikir, shalat sunat duha dan dan lain-lain

Setelah rutin beribadah, hati kita akan terasa sangat dekat dengan Tuhan. Semua masalah yang kita hadapi akan terasa sangat kecil, fikiran kita menjadi jernih dalam memikirkan solusi. Dan, kita akan lebih mudah mengendalikan perasaan.

2. Curhat dengan seseorang

Pada dasarnya curhat dengan seseorang itu dapat melepaskan beban fikiran kita. Meskipun curhat kita itu belum tentu menghasilkan solusi yang baik, namun setidaknya kita bisa melepaskan uneg-uneg kita. Setelah curhat itu perasaan akan terasa lebih lega.

Jadi, pada saat Anda merasa stres, cobalah untuk curhat dengan seseorang yang bisa Anda percaya. Dalam hal ini, Anda bisa curhat dengan keluarga Anda ataupun teman dekat Anda. Menurut saya, kalau mau curhat itu lebih baik ketemu langsung, karena emosinya lebih lepas. Namun, jika Anda curhat melalui sms ataupun chatting, emosinya gak begitu lepas.

Perlu Anda ingat juga, jangan terlalu sering curhat dengan orang lain, karena hal itu juga bisa membuat Anda jadi orang yang lemah semangat dan tidak percaya diri. Selain itu, terlalu sering curhat dengan orang juga bisa membuat orang menjadi bosan dengan Anda.

3. Olahraga

Olahraga memiliki manfaat yang sangat besar. Selain bisa membuat tubuh menjadi sehat, olahraga juga dapat menghilangkan stres dan bisa membuat seseorang jadi lebih mudah mengendalikan perasaannya. Hal ini disebabkan karena olahraga dapat meningkatkan produksi hormon endorfin dalam tubuh. Pada dasarnya hormon endorfin ini dapat membuat seseorang merasa lebih tenang dan bahagia.

Untuk itu, cobalah untuk rutin berolahraga. Pada kenyataaannya ada banyak sekali olahraga yang bisa Anda lakukan, seperti fitnes ke Gym, main futsal, main badminton dan lain-lain. Jika Anda suka olahraga yang sederhana, Anda juga bisa melakukan jogging bersama teman-teman Anda.

4. Membaca buku

Membaca buku juga dapat melepaskan beban fikiran. Pada dasarnya membaca buku itu bisa membentuk pola fikir kita menjadi positif. Dengan membaca buku, kita bisa mendapatkan solusi untuk masalah-masalah yang kita alami. Selain itu, membaca buku juga bisa membuat kita merasa enjoy dan bahagia. Untuk itu, cobalah untuk rajin-rajin membaca buku.

Pada kenyataannya ada banyak sekali buku-buku yang dapat membentuk pola fikir Anda menjadi positif, sekaligus membuat Anda merasa bahagia. Buku-buku tersebut tidak harus buku yang sifatnya teoritis, buku-buku fiksi juga bagus untuk kita. Setelah banyak membaca buku, hati kita akan lebih santai dan fikiran kita akan lebih jernih dalam mencari solusi.

5. Menulis

Perlu Anda ketahui, menulis itu banyak sekali manfaatnya. Selain membuat kita merasa enjoy dan bahagia, menulis itu juga sangat bermanfaat sekali untuk kesehatan. Hasil penelitian membuktikan bahwa menulis dapat meningkatkan kesehatan.

Hal ini disebabkan karena emosi-emosi negatif yang tersimpan di fikiran bawah sadar bisa terbebaskan dengan menulis. Jika emosi-emosi negatif sudah terbebaskan maka hati kita akan terasa lebih tenang dan dengan sendirinya kesehatan akan membaik.

Kemudian, menulis itu juga merupakan kegiatan yang sangat mulia. Seperti yang dijelaskan dalam islam, menulis merupakan salah satu dari tiga amalan yang tidak akan putus pahalanya meskipun orang tersebut sudah meninggal dunia. Jadi, sungguh luar biasa sekali manfaat dari menulis ini.

Untuk itu, pada saat Anda merasa stress, cobalah untuk menulis. Pada kenyataannya ada banyak hal yang bisa Anda tulis, contoh sederhananya saja hal-hal yang terjadi dalam hidup Anda. Tuliskan saja hal-hal yang Anda alami tersebut di buku harian Anda.

6. Melakukan hobi yang bermanfaat

Hobi adalah suatu kegiatan yang dilakukan untuk memperoleh kesenangan atau kepuasan batin. Pada dasarnya hobi yang positif memiliki manfaat yang banyak sekali. Manfaat dari hobi bisa dirasakan secara fisik, emosional dan mental.

Dengan melakukan hobi kita bisa menghilangkan stres, meredakan segala kekhawatiran dan menyehatkan tubuh. Seseorang yang melakukan hobi akan merasakan kegembiraan dalam hatinya, sehingga tubuhnya akan melepaskan banyak hormon endorfin. Seperti yang saya katakan sebelumnya, hormon Endorfin ini dapat membuat seseorang merasa tenang dan bahagia

7. Melakukan kegiatan sosial

Pernahkah Anda mendengar tentang Law of Attraction ? Arti sederhana dari Law of Attraction adalah tabur tuai. Apa yang kita tabur itulah yang akan kita tuai. Jika Anda sering membahagiakan orang lain maka Anda pun akan merasakan kebahagiaan.

Jika Anda sering melakukan kegiatan sosial maka stres yang Anda alami akan segera hilang. Dengan melakukan kegiatan sosial, hati akan terasa sangat bahagia. Jika hati sudah bahagia maka beban fikiran terhadap kecemasan menjadi terbebaskan.

Untuk itu, cobalah sering-sering melakukan kegiatan sosial. Pada dasarnya ada banyak sekali kegiatan sosial yang bisa Anda lakukan seperti mengunjungi panti asuhan, membantu anak-anak difabel, membantu anak-anak yang putus sekolah dan lain-lain.

Alangkah bagusnya jika Anda punya agenda untuk melakukan kegiatan sosial tersebut. Hal ini akan membuat Anda rutin melakukannya. Setelah Anda rutin melakukan kegiatan sosial maka Anda akan menjadi orang yang mudah mengendalikan emosi.

Wednesday, May 4, 2016

Cara mengatasi kekeliruan pola fikir terhadap kecemasan berlebihan


Pada dasarnya penderita ansietas itu sering merasa keliru dengan pola fikirnya. Hal ini yang membuat penderita ansietas itu sering mempertanyakan hal-hal yang tidak sepatutnya dia pertanyakan. 

Jika dia tidak mengatasi sumber kecemasan yang membuat dia keliru maka dalam fikirannya akan terus bermunculan pertanyaan-pertanyaan yang membuat dia semakin cemas. Dalam hal ini, pertanyaan-pertanyaan tersebut sama sekali tidak ada manfaat terhadap dirinya.

Suatu hari, ada yang bertanya pada saya tentang penyakit ansietas yang dia alami. Dia mengatakan kalau dia sudah pernah periksa ke dokter, dan hasilnya normal. Meskipun hasilnya normal, dia tetap merasa cemas dengan penyakit yang dia alami.

Bunyi pertanyaannya seperti ini "Mas Nico, saya pernah ekg jantung di spesialis jantung katanya gak ada masalah, cuma ada satu satu gelombang aneh tapi katanya masih normal , apa dokter nya salah yah ??? Soalnya jantung saya aneh banget rasanya, apa saya harus periksa ke rumah sakit lain?"

Mendengar pertanyaan seperti itu, saya jadi berfikir untuk memberikan jawaban yang tepat untuk dia. pada saat itu ada dua jawaban yang muncul di fikiran saya.

Jawaban A
"Dokter itu sudah berpengalaman mbak, bertahun-tahun dia belajar tentang ilmu kesehatan. Jadi mbak percaya saja."

Kalau jawaban A ini saya berusaha untuk membuat dia percaya sama dokter. hal ini akan membuat dia jadi tenang dan tidak memikirkan penyakitnya lagi, Namun, setelah saya fikir ulang, rasanya saya kurang realistis jika menjawab seperti itu. 

Pada kenyataaannya dokter itu bukan Tuhan, dokter itu juga manusia. Kemungkinan dokter melakukan kesalahan diagnosa itu juga ada. Jadi, saya tidak mungkin menyarankan dia untuk percaya 100% kepada dokter.

Menurut saya, meskipun saya menyarankan dia untuk percaya kepada dokter, dia tetap akan merasa cemas, karena yang salah itu adalah pola fikirnya. Seandainya dokter yang memeriksa dia adalah dokter luar negeri yang sangat hebat, dia akan tetap merasa cemas dengan kondisi kesehatannya. Oleh karena itu, saya tidak mau menjawab pertanyaan dia dengan jawaban A ini.

Jawaban B
"Coba periksa ke rumah sakit lain aja mbak, mana tahu hasilnya beda."

Menurut saya, jawaban B ini lebih realistis. Namun, saya yakin, dia akan tetap cemas walau dia sudah coba periksa ke dokter lain. Meskipun nanti hasil diagnosa sama dengan diagnosa dokter sebelumnya, dia akan tetap cemas dengan kondisi kesehatannya. Karena, yang salah itu adalah pola fikirnya. Oleh karena itu, saya tidak mau menjawab pertanyaan dia dengan jawaban B ini.

Jadi, saya rasa kedua jawaban tersebut tidak tepat untuk dia. Pada saat penderita ansietas bertanya tentang kecemasan yang dialami, sebenarnya yang dia butuhkan bukan jawaban atas pertanyaannya itu, melainkan solusi untuk mengatasi kekeliruan pola fikirnya. Oleh karena itu, saya berusaha menjawab pertanyaan dia dalam bentuk solusi yang bisa mengatasi kekeliruan pola fikirnya.

Jawabannya seperti ini "kalau seandainya sekarang saya mengalami gejala yang mbak alami, saya tidak akan memikirkan apakah dokter itu benar atau tidak, yang penting saya selalu mengusahakan yang terbaik untuk diri saya. Jika hal buruk itu terjadi juga, berarti itulah yang terbaik kata Tuhan. Saya akan coba menerimanya dengan ikhlas mbak..."

Alhamdulillah, setelah mendengar jawaban tersebut dia menjadi lebih tenang. Jadi, jika kita sudah melakukan yang terbaik maka kita tidak perlu lagi khawatir dengan kemungkinan yang akan terjadi nantinya. Berserah diri saja kepada Tuhan.

Kalau kita berbicara soal kemungkinan yang akan terjadi dalam hidup, maka apapun kemungkinan bisa terjadi. Kita tidak pernah tahu apa rencana Tuhan. Untuk itu, ikhlaskan saja hati kita untuk menerima apapun kemungkinan yang akan terjadi dalam hidup kita, yang penting kita sudah melakukan yang terbaik.

Jika Anda merasa cemas berlebihan terhadap apa yang akan terjadi, Anda perlu berkata seperti ini dalam hati "Aku tidak tahu apa yang akan terjadi dalam hidupku nantinya. Tapi yang ku tahu, Tuhan selalu menginginkan yang terbaik untuk kehidupanku. Untuk itu, Aku akan terus melakukan yang terbaik dalam hidup ini. Aku tidak perlu cemas berlebihan terhadap apa yang akan terjadi nantinya. Seandainya nanti aku akan mengalami penderitaan ataupun kesedihan, aku akan petik hikmahnya. Aku yakin, Tuhan pasti punya tujuan mulia pada penderitaan dan kesedihan yang aku alami" Dengan berkata seperti itu, insya Allah hati Anda akan terasa sangat tenang. 

Supaya kita lebih memahami, kita akan bahas hal ini lebih mendalam. Jadi, hal terpenting itu sebenarnya bukan memulihkan psikosomatis, tapi hal terpenting itu adalah merubah pola fikir dan menemukan arti kebahagiaan. Jika kita sudah merubah pola fikir dan menemukan arti kebahagian, maka dengan sendirinya kesehatan akan membaik.

Jika akhir-akhir ini psikosomatis sering mengganggu Anda, bukan berarti hal itu membuat Anda menjadi tidak bisa merubah pola fikir dan menemukan arti kebahagiaan. Pada dasarnya bukan kondisi kita yang menentukan nuasa jiwa kita, melainkan persepsi kita.

Jika kita perhatikan, banyak orang yang cacat fisiknya namun tetap merasa tenang dan bahagia menjalani kehidupan. Kalau kita fikir, bagaimana ya mereka menjalani kehidupan dengan keterbatasan fisik ? Tapi, buktinya mereka enjoy aja menjalani hidup ini. 

Bahkan, banyak sekali orang cacat ini yang sukses luar biasa dan menjadi inspirator bagi orang lain. Salah satunya yaitu habibie yang sukses di dunia internet marketing, kabarnya dia punya penghasilan yang mencapai puluhan juta dari bisnis online yang dia kelola.

Mereka yang memiliki keterbatasan fisik ini bisa merasa bahagia karena mereka punya persepsi positif terhadap kehidupan. Dengan kata lain, mereka tidak menganggap keterbatasan fisik itu sebagai kekurangan, melainkan sebagai anugerah.

Kemudian, ada juga orang yang setiap hari merasa gelisah meskipun fisiknya normal. Setiap hari dia selalu mencemaskan sesuatu terlalu berlebihan. Dalam hal ini, sering timbul fikiran macam-macam seperti ini "Aku takut sekali terkena suatu penyakit yang berat, Bagaimana kalau seandainya aku tiba-tiba meninggal, aku cemas sekali" 

Jadi, yang terpenting itu bukan kondisi sehat ataupun sakit, melainkan sikap kita dalam menjalani kondisi itu. Jika sikap kita tidak bagus dalam menjalani kehidupan, sehat pun kondisi kita, maka kita akan tetap merasa cemas dan gelisah.

Kemudian, kita perlu menyadari bahwa pada dasarnya kehidupan ini selalu memiliki dua sisi. Kalau kita diberikan kehidupan oleh Tuhan, maka suatu saat nanti kita pasti akan menghadapi kematian. Kalau kita diberikan kesehatan oleh Tuhan, maka suatu saat nanti kita pasti akan jatuh sakit. Dan, ketika kita jatuh sakit, bukan berarti kita akan sakit selamanya. Tuhan juga memberikan kita kesempatan untuk memulihkan diri.

Sesungguhnya di dunia ini tidak ada yang kekal. Tidak ada orang yang hidup selamanya. Dan, tidak ada juga orang yang sehat selamanya. yang kekal itu cuma Tuhan. Kemudian, dalam hidup ini kita akan mengalami kebahagiaan dan kesedihan. Tidak ada orang yang hidupnya selalu bahagia dari lahir sampai akhir hayat.

Pada dasarnya perasaan sedih itu adalah perasaan alamiah manusia. dan perasaan sedih itu sangat penting bagi diri kita. Jika kita tidak mengalami kesedihan maka perasaan kita ini menjadi tidak peka lagi. Ketika ada kebahagiaan, kita menjadi tidak bersyukur.

Namun, jika kita mengalami kesedihan maka kita akan mengerti dengan arti kebahagiaan. Ketika kebahagiaan itu datang, kita menjadi sangat bersyukur, benar-benar terasa bahagianya. jadi, rasa sedih itu sangat penting bagi diri kita. yang tidak boleh itu adalah kesedihan yang terlalu berlebihan. Karena, hal ini akan membuat kita jadi tidak bisa beraktifitas

Kemudian, kita juga memiliki keberanian dan rasa takut. pada dasarnya rasa takut itu juga sangat penting bagi diri kita. Jika rasa takut tidak ada, manusia itu akan menjadi orang yang sombong, manusia itu tidak akan mau hati-hati terhadap marabahaya, dunia ini akan kacau balau.

Jadi, rasa takut itu sangat penting. yang tidak boleh itu adalah rasa takut yang terlalu berlebihan. Karena, hal ini dapat menyebabkan kesehatan kita menjadi terganggu dan kita akan menjadi sulit untuk beraktifitas.

Jika kita simpulkan semua perasaan yang kita miliki itu penting, baik itu perasaan positif maupun perasaan negatif. yang perlu kita lakukan adalah mengendalikan keduanya agar tidak berlebihan. Dengan begitu, keduanya menjadi seimbang.

Analoginya seperti Anda ingin menikmati secangkir kopi. Jika ingin menikmati secangkir kopi, tentunya Anda harus mengatur kadar bubuk kopi dan gula agar seimbang. Kalau gulanya terlalu banyak, maka kopinya akan terasa sangat manis. hal ini akan membuat kopi tersebut menjadi tidak enak. Kemudian, kalau bubuk kopinya terlalu banyak, kopi tersebut akan terasa sangat pahit. Jadi, keseimbangan itu sangat penting.

Hal ini sama halnya dengan kehidupan. Jika dalam kehidupan ini kita selalu bahagia, selalu sehat, selalu kaya, tidak pernah sedih, tidak pernah takut dan tidak pernah kesal maka hidup kita tidak akan terasa nikmat. Kehidupan seperti itu sungguh tidak punya tantangan.

Untuk itu, cobalah untuk tegar menghadapi tantangan hidup ini. Jika akhir-akhir ini ansietas sering mengganggu kehidupan Anda maka Anda perlu tabah untuk melakukan pemulihan. kalau dibilang sedih, memang sedih menderita penyakit ansietas itu.

Namun, Apakah kesedihan tersebut tidak membentuk Anda untuk menjadi lebih baik ? Jawabannya tentu saja iya, pada dasarnya kesedihan yang kita alami akan membentuk kita untuk menjadi lebih baik dan bersyukur

Kemudian, apakah Anda merasa kesal dengan penyakit ansietas yang Anda alami? Kalau dibilang kesal, memang kesal dengan penyakit ansietas itu. Tapi, apakah tidak ada pembelajaran di situ ?  Jawabannya tentu saja ada. pada dasarnya Tuhan selalu menginginkan yang terbaik untuk kehidupan Anda

Untuk itu, cobalah mempercayakan hidup ini sepenuhnya kepada Tuhan. Apapun yang akan terjadi nantinya, cobalah untuk berserah diri kepada Tuhan. Jika Anda sudah melakukan yang terbaik untuk kesehatan Anda maka Anda tidak perlu lagi mencemaskan gejala penyakit yang Anda alami.

Jika nantinya Anda menderita penyakit yang sangat berat, apakah itu menunjukkan kalau Tuhan berbuat jahat kepada Anda ? Jawabannya tentu saja tidak, Tuhan itu tidak pernah berniat buruk terhadap hambanya, pasti ada hikmah dibalik penyakit yang Anda derita.

Jika nantinya Anda menderita penyakit yang sangat berat, apakah hal tersebut akan menghentikan Anda untuk melakukan hal yang bermanfaat? Jawabannya juga tidak, Bagaimana pun buruknya kondisi Anda, Anda tetap bisa melakukan hal yang bermanfaat.

Jika nantinya Anda menderita penyakit yang sangat berat, apakah Anda tidak diberikan kesempatan oleh Tuhan untuk memulihkan diri ? Jawabannya juga tidak, dalam islam sudah dijelaskan semua penyakit ada obatnya. Ini merupakan bukti kuat bahwa setiap orang diberikan kesempatan oleh Tuhan untuk memulihkan diri.

Jika nantinya Anda menderita penyakit yang sangat berat, berarti itulah yang terbaik menurut Tuhan, yang penting kan Anda sudah mengusahakan yang terbaik untuk kesehatan Anda. 

Untuk itu, mulai sekarang jangan pernah keliru dengan pola fikir Anda. Bagaimanapun tingginya tingkat kecemasan Anda, Anda tetap punya pilihan untuk mengendalikan kecemasan Anda.

Dengan kata lain, pada saat Anda merasa cemas, Anda tetap bisa memilih, apakah memilih untuk tetap cemas atau memilih untuk mengendalikan kecemasan Anda dengan berserah diri kepada Tuhan. Dan, nantinya pilihan Anda tersebut akan menentukan kehidupan Anda kedepannya.

Tuesday, April 19, 2016

Kesalahan yang Sering Dilakukan oleh Penderita Ansietas


Evaluasi kesalahan sangat penting sekali dalam hidup. Dengan mengetahui kesalahan yang sudah kita lakukan, maka kita bisa memperbaikinya di waktu yang akan datang. Dengan begitu, seiring berjalannya waktu kualitas diri kita akan meningkat. Makanya ada sebuah quote motivasi mengatakan "Guru yang paling hebat adalah belajar dari kesalahan.

Untuk itu, saya akan coba menjelaskan tentang kesalahan-kesalahan yang sering dilakukan penderita ansietas. Kesalahan-kesalahan inilah yang membuat jiwanya menjadi terbelenggu oleh kecemasan yang berlebihan. Adapun kesalahan-kesalahan tersebut yaitu sebagai berikut :

1. Sering berfikir negatif

Diantara semua kesalahan yang dilakukan oleh penderita Ansietas, kesalahan inilah yang paling fatal bagi seorang penderita ansietas. Pemikiran negatif adalah sumber dari semua masalah yang dihadapi bagi seorang penderita ansietas.

Dalam kehidupan sehari-hari, sering kali penderita ansietas ini berfikir yang bukan-bukan terhadap dirinya. Dalam hal ini, dia sering memikirkan hal-hal yang tidak penting dan sering juga berfikir tidak proporsional. Akibatnya, masalah yang awalnya kecil menjadi sangat besar di fikirannya. Sebagai contoh yaitu ketika mengalami gejala suatu penyakit ringan seperti sakit kepala. Ketika itu, dia langsung beranggapan kalau penyakit yang dideritanya itu adalah penyakit berat. 


2. Sering mengkhawatirkan sesuatu terlalu berlebihan

Dalam kehidupan sehari-hari, sering kali penderita ansietas itu mengkhawatirkan sesuatu terlalu berlebihan. Segala sesuatunya terlalu dimasukkan ke hati. Sebagai contoh yaitu ada penderita ansietas ini yang mencuci tangan sampai berkali-kali karena khawatir tangannya terkena kuman.

Kemudian, ada juga penderita ansietas yang menghabiskan waktu browsing di internet hanya untuk memastikan gejala penyakit yang dia hadapi. Hal ini disebabkan karena dia terlalu cemas dengan penyakit yang dia hadapi, akibatnya dia jadi menduga-duga sendiri penyakitnya. 


3. Sering bermenung

Pada dasarnya penderita Ansietas itu adalah orang-orang yang suka bermenung. Mustahil seseorang bisa terkena ansietas jika dia tidak suka bermenung. Biasanya dia menghabiskan banyak waktu untuk melakukan suatu pekerjaan. hal ini disebabkan karena dia banyak bermenung pada saat melakukan pekerjaan. Jika dalam kehidupan sehari-hari dia sering bermenung maka hal itu bisa menjadi kebiasaan buruk bagi dirinya.


4. Sering bermalas-malasan

Penderita ansietas juga sering bermalas-malasan dalam kehidupan sehari-hari. Biasanya seorang penderita ansietas malas untuk menambah aktifitas yang positif dalam hidupnya, sehingga dia memiliki banyak waktu luang, akibatnya dia jadi banyak bermenung memikirkan hal-hal yang tidak penting. 

Namun, jika dia menyibukkan dirinya dengan aktifitas positif maka dia tidak punya waktu lagi untuk bermenung mencemaskan hal-hal yang tidak penting.


5. Sering begadang

Salah satu kesalahan yang sering dilakukan oleh penderita ansietas adalah begadang. Pada kenyataannya begadang itu sangat berdampak negatif terhadap kesehatan dan jiwa seseorang. Namun, banyak sekali orang yang mengabaikannya. 

Jika seseorang sering begadang maka sudah tentu perasaannya menjadi tidak nyaman pada saat bangun tidur. Hal ini dikarenakan terganggunya produksi hormon melatonin yang dapat membuat perasaan menjadi nyaman. Selain itu, begadang juga mengganggu proses metabolisme dalam tubuh. Jadi, wajar saja orang yang sering begadang itu tubuh dan jiwanya jadi terganggu. 


6. Sering Mengeluh

Salah satu kesalahan yang sering dilakukan oleh penderita ansietas adalah mengeluh. Hal inilah yang membuat dia sulit untuk sembuh dari ansietas. Biasanya pada saat penderita ansietas mengalami suatu gejala penyakit dia langsung mengeluh, sehingga tubuhnya ikut merespon keluhan tersebut. Dalam hal ini tubuhnya menjadi lemah dan kurang semangat.


7. Sering menyesali diri sendiri

Penderita ansietas biasanya juga sering menyesali diri sendiri ketika terjadi suatu masalah. Menurutnya, semua masalah yang dia dapatkan adalah karena kesalahan dia. Jika ini terus berlanjut maka lama kelamaan dia akan menjadi orang yang tidak menghargai diri sendiri dan kepanikannya pun akan bertambah.


8. Sering Merasa Minder

Penderita ansietas yang sering mengalami panic attack biasanya takut berada di keramaian, karena jika dia mengalami panic attack pada saat berada di keramaian, dia bisa malu dilihat orang banyak. Hal ini membuat dia merasa minder berada di keramaian. Jadi dia lebih memilih untuk menyendiri di dalam rumah.


9. Sering ragu dalam mengambil keputusan

Penderita ansietas biasanya juga sering ragu dalam mengambil keputusan, hal ini dikarenakan oleh kecemasannya yang terlalu berlebihan terhadap sesuatu. Setiap keputusan yang diambil, dia selalu membayangkan kemungkinan terburuk yang akan terjadi, dengan begitu dia menjadi ragu terhadap keputusan yang akan diambilnya.


10. Sering menonton film horror 

Menonton film horror juga merupakan kesalahan yang sering dilakukan penderita ansietas. Jika seseorang hobi menonton film horror maka lama kelamaan mentalnya bisa menjadi lemah.

Thursday, April 14, 2016

Cara Jitu Memulihkan Diri dari Penyakit Ansietas (Kecemasan Berlebihan)



Pada dasarnya penyebab seseorang itu terkena penyakit Ansietas yaitu karena tertanamnya mindset yang salah di fikiran bawah sadar. Dalam hal ini, orang tersebut pernah mengalami suatu peristiwa yang membuat dia trauma, sehingga terbentuklah pola fikir yang negatif di dalam dirinya. Hal inilah membuat dia sering berfokus terhadap rasa cemasnya.

Jika kita kaji lebih mendalam, trauma ini pemicunya bermacam-macam, ada trauma ini yang pemicunya cuma satu, dan ada juga trauma ini yang pemicunya lebih dari satu. Pertama, kita akan bahas trauma yang pemicunya cuma satu.

Jadi, salah satu pemicu trauma itu adalah karena terlalu mendramatisir suatu kejadian. Sebagai contoh yaitu seseorang yang mendengar tetangganya meninggal karena penyakit tertentu. Pada saat itu, orang tersebut terlalu mendramatisir kejadian itu, sehingga dia jadi takut mengalami hal yang sama dengan tetangganya.

Karena terlalu mendramatisir kejadian, dia jadi mengalami sensasi fisik seperti sesak napas, jantung berdebar sangat kencang, sakit kepala sebelah dan lain-lain. Sensasi fisik seperti ini biasa dikenal dengan psikosomatis. Karena orang tersebut tidak pernah mengalami psikosomatis, dia menjadi semakin panik. Dalam hal ini, dia jadi membayangkan betapa mengerikannya kematian itu, dia mulai berfikiran yang macam-macam.

Kemudian, ada juga trauma ini yang pemicunya lebih dari satu, selain karena terlalu mendramatisir kejadian, trauma ini juga disebabkan karena depresi seperti konflik dengan orang, usaha yang jatuh bangkrut, dipecat dari perusahaan, masalah dalam rumah tangga dan lain-lain.

Kronologinya seperti ini, pertama orang tersebut punya masalah yang cukup berat, lalu dia jadi banyak bermenung karena memikirkan permasalahannya. Kemudian, karena terlalu banyak bermenung, akhirnya orang tersebut menjadi depresi.

Setelah itu, tubuhnya ikut merespon depresi tersebut. Dalam hal ini, dia mengalami psikosmatis seperti sakit kepala sebelah, sesak napas, kambuhnya asam lambung, jantung berdebar sangat kencang dan lain-lain. Karena orang tersebut tidak pernah mengalami psikosomatis, dia menjadi semakin panik.

Dalam hal ini, sensasi fisik yang dia rasakan semakin parah, dan pada akhirnya terjadilah panic attack yang membuat dia sulit mengendalikan rasa cemasnya.

Pada saat Anda membaca judul artikel ini, tentu timbul pertanyaan di fikiran Anda yaitu bagaimana cara jitu memulihkan diri dari ansietas ? Baik, saya akan mengawalinya dengan satu kata yaitu KOMITMEN.

Pada dasarnya komitmen itu memiliki pengaruh yang sangat penting dalam kehidupan. Jika kita tidak hati-hati dalam menentukan apa yang menjadi komitmen kita maka hal itu bisa berdampak sangat buruk terhadap hidup kita. Sekarang, Coba Anda ingat-ingat kembali pada saat Anda pertama kali terkena penyakit Ansietas, apa komitmen Anda pada saat itu ?

Tanpa Anda sadari, pada saat pertama kali terkena Ansietas, Anda telah berkomitmen untuk cemas. Meskipun Dokter sudah mengatakan kondisi Anda baik-baik saja, Anda tetap cemas dengan sensasi fisik yang Anda rasakan.

Meskipun Anda tahu bahwa kematian itu sudah ditentukan oleh Tuhan, Anda tetap mencemaskan kematian. Jadi, sebenarnya bukan kondisi Anda yang membuat Anda itu cemas berlebihan melainkan komitmen Anda lah yang membuat Anda itu cemas berlebihan.

Mungkin bisa saja Anda akan beranggapan seperti ini “Saya tidak pernah berkomitmen untuk cemas, justru saya tidak menginginkan diri saya ini cemas, kondisi saya yang membuat saya itu sulit untuk mengendalikan diri”.

Jadi begini, komitmen Anda untuk cemas itu terbentuk tanpa Anda sadari. Seperti yang saya jelaskan dalam ebook saya yang berjudul tabel perbandingan, bahwa dalam kehidupan ini sering kali orang yang melakukan tindakan yang bertentangan dengan keinginannya. Tindakan ini telah menjadi komitmen yang sangat kuat dalam dirinya.

Cara jitu untuk memulihkan diri dari Ansietas adalah dengan merubah komitmen Anda kepada tindakan positif yang dapat memulihkan Anda dari ansietas. Jadi, untuk sembuh dari gangguan ansietas, Anda perlu melakukan tindakan pemulihan dengan komitmen yang kuat.

Tindakan yang dilandasi dengan komitmen bukanlah tindakan yang dilakukan sekali-kali. Tindakan yang dilandasi komitmen itu adalah tindakan yang dilakukan secara terus menerus tanpa memperdulikan rintangan ataupun hambatan yang dihadapi.

Jika Anda melakukan suatu tindakan tanpa komitmen yang kuat maka nanti hasilnya tidak akan maksimal. Meskipun Anda sudah membaca ratusan buku, mencoba berbagai macam pengobatan dan mempelajari berbagai macam terapi, namun Anda tidak berkomitmen untuk melakukannnya, maka nanti hasilnya tidak akan maksimal.

Tahukah Anda apa yang menyebabkan orang kesulitan untuk menanamkan komitmen yang kuat dalam dirinya?

Pada dasarnya ada dua hal yang membuat orang sulit untuk punya komitmen, yang pertama karena orang itu tidak yakin dengan tindakan yang akan dilakukannya, yang kedua karena orang itu tidak tabah melakukan tindakan tersebut.

Supaya Anda yakin dengan tindakan pemulihan yang Anda lakukan, Anda perlu meningkatkan keyakinan Anda kepada Tuhan, Dalam hal ini, Anda perlu menyadari bahwa tidak ada yang mungkin bagi Tuhan, Jika Tuhan menghendaki Anda pulih dari Ansietas maka Anda akan pulih.

Selain itu, supaya yakin Anda juga perlu membaca pengalaman-pengalaman orang yang sudah pulih dari ansietas. Di facebook ada banyak grup yang membahas tentang ansietas, disana Anda bisa membaca pengalaman-pengalaman orang yang sudah pulih dari ansietas. Dengan melakukan hal ini, Anda akan beranggapan seperti ini ”kalau dia bisa sembuh, insya Allah aku juga bisa sembuh”

Kemudian, supaya Anda bisa tabah menjalani proses pemulihan, Anda perlu menyadari bahwa tidak ada hal yang bisa dicapai secara instan, apapun yang ingin kita capai dalam hidup ini semuanya membutuhkan proses. Dan, tentunya proses yang kita lalui itu sangat dibutuhkan sekali pengorbanan.

Seorang pengusaha tentunya harus mengeluarkan modal, waktu, tenaga dan pikiran untuk bisa berhasil dalam bisnisnya. Bahkan, tidak jarang pengusaha itu harus mengalami jatuh bangun dulu untuk bisa mencapai kesuksesan.

Kemudian, seorang siswa yang ingin mencapai prestasi tentunya harus gigih dan tabah dalam belajar. Begitu juga halnya dengan penderita ansietas yang ingin pulih dari ansietas. orang itu tentunya harus tabah melewati proses pemulihan.

Untuk tabah melakukan tindakan pemulihan, Anda harus mengaitkan kenikmatan yang akan didapat dan kesengsaraan yang bisa Anda hindari jika Anda melakukan tindakan pemulihan. Seperti yang dikatakan oleh Anthony Robbin bahwa pada dasarnya manusia itu mengejar kenikmatan dan menghindari kesengsaraan.

Jika kita mengaitkan kenikmatan dan kesengsaraan terhadap tindakan yang akan kita lakukan maka kita akan konsisten untuk bertindak. Untuk itu, sekarang ini coba tuliskan kenikmatan apa yang akan Anda dapat jika Anda melakukan tindakan pemulihan, bagaimana pengaruhnya terhadap nuansa jiwa Anda?, bagaimana nantinya kesehatan Anda?, apa pengaruhnya terhadap keuangan Anda?, bagaimana pengaruhnya terhadap hubunngan sosial Anda.

Kemudian, Jika Anda melakukan tindakan pemulihan, kesengsaran apa yang bisa Anda hindari, tuliskan selengkap-lengkapnya, lalu baca setiap hari. Hal ini akan membuat Anda tabah dalam melakukan tindakan pemulihan.

Jika Anda sudah yakin dan tabah menjalani proses pemulihan maka insya Allah Anda akan bisa punya komitmen terhadap tindakan positif yang dapat memulihkan diri Anda dari penyakit Ansietas.

Untuk itu, mulai sekarang coba tanamkan komitmen yang kuat dalam diri Anda, katakan dalam hati seperti ini “Insya Allah aku bisa pulih dari penyakit ansietas, Aku sangat yakin kalau aku bisa sembuh dari penyakit ini, mulai sekarang aku berkomitmen untuk melakukan tindakan positif yang dapat memulihkan diriku dari penyakit ansietas, apapun yang terjadi aku akan tetap melakukan tindakan pemulihan, aku akan tetap tabah menjalani proses pemulihan”

Pada kesempatan kali ini, saya akan jelaskan komitmen yang perlu Anda bangun untuk kesembuhan Anda, diantaranya yaitu sebagai berikut :

1. Komitmen untuk bersikap ikhlas dan pasrah

Pada dasarnya apapun jenis kecemasan, sudah pasti itu mencemaskan sesuatu yang sedang terjadi ataupun sesuatu yang akan terjadi, dan biasanya kecemasan tersebut dipicu oleh persepsi yang salah terhadap apa yang sudah terjadi.

Kita perlu menyadari bahwa apapun yang terjadi, apapun yang sudah terjadi, dan apapun yang akan terjadi itu memang harus terjadi dan seizin Tuhan tentunya, bahkan sehelai rambut kita jatuh pun atas kehendakNya. yang bisa kita fikirkan, fikirkanlah. yang bisa kita lakukan, ayo kita lakukan.

Untuk hal-hal yang tidak sanggup kita fikirkan, tidak perlu kita fikirkan. Serahkan saja hal-hal yang tidak sanggup kita fikirkan itu kepada Tuhan. Dalam hal ini, kita perlu menyadari bahwa semua yang terjadi di dunia ini sudah ditakdirkan, Allah itu Maha Mengetahui, Dia lebih tahu apa yang terbaik untuk kita.

Supaya lebih terasa momentumnya, Kita akan coba kaji hal ini lebih mendalam. Jadi, dalam hidup ini ada hal-hal yang tidak bisa kita ubah, dan ada juga hal-hal yang bisa kita ubah. Kita sering mendengar takdir dan nasib. Hal-hal yang tidak bisa kita ubah itu biasa disebut dengan takdir dan hal-hal yang bisa kita ubah disebut dengan nasib.

Hal-hal yang tidak bisa kita ubah itu contohnya kematian. Pada dasarnya kematian itu sudah ditentukan oleh Tuhan, macam mana pun kita mencemaskan kematian, kita tetap tidak bisa lari dari kematian.

Kita tidak pernah tahu berapa umur kita yang tersisa. Jadi, kita tidak perlu memikirkan betapa mengerinya kematian, yang perlu kita fikirkan itu adalah apa bekal yang akan kita bawa setelah kita meninggal.

Pada saat kita merasa cemas terhadap kematian, kita tidak perlu menolak rasa cemas tersebut, terima saja rasa cemas tersebut. Coba jadikan rasa cemas terhadap kematian itu sebagai pendorong Anda untuk lebih mendekatkan diri kepada Tuhan.

Jika selama ini kita kurang beribadah, perbanyak ibadah kita. Jika kita punya kesalahan di masa lalu, perbaiki kesalahan tersebut. Mengenai kematian tidak perlu kita fikirkan, karena itu adalah urusan Tuhan. Untuk itu, kita perlu menerima rasa cemas itu ada dalam diri kita.

Salah satu yang membuat rasa cemas seseorang itu menjadi berlebihan adalah karena orang tersebut tidak menerima rasa cemas itu ada dalam dirinya. Jika kita menolak rasa cemas itu ada dalam diri kita maka hati kita akan semakin cemas.

Sebagai contoh seperti ini, misalnya pada suatu ketika ada orang yang hatinya sedang cemas dengan kematian, dia berusaha menolak rasa cemas itu dan berkata seperti ini “Tadi aku melihat ada orang yang meninggal, tiba-tiba hatiku menjadi cemas, secara spontan aku mengalami sensasi fisik yang sangat menyiksa diriku, aku jadi membayangkan kematian, aku belum siap untuk menghadapi kematian, bagaimana aku akan menghadapi malaikat maut? bagaimana keluarga ku menjalani kehidupan jika aku sudah tidak ada? aku bingung dengan perasaan ku ini, aku tahu bahwa kematian itu sudah ditentukan Tuhan, tapi mengapa hatiku cemas juga dengan kematian, mengapa aku harus cemas? Aku tidak ingin hatiku cemas, aku sulit sekali mengendalikan fikiranku.

Contoh diatas adalah bentuk penolakan terhadap rasa cemas, hal inilah yang membuat orang tersebut menjadi cemas berlebihan, hingga pada akhirnya dia mengalami panic attack, dimana dia merasakan sensasi fisik yang sangat menyiksa dirinya. Jadi, jangan pernah menolak rasa cemas itu, terima saja rasa cemas itu ada dalam diri kita.

Mengapa saya katakan kalau kita perlu menerima rasa cemas itu ada dalam diri kita ? karena rasa cemas itu adalah perasaan alamiah manusia. Perlu kita pahami, pada dasarnya semua perasaan negatif itu penting baik itu perasaan cemas, kesal marah, sedih, malas dan lain-lain.

Sebagai contoh, coba Anda bayangkan jika dalam hati manusia tidak ada perasaan cemas, apakah orang-orang akan hati-hati dalam mengendarai motor ? apakah dunia ini akan aman? Jawabannya sudah tentu tidak. Sedangkan punya perasaan cemas saja, masih ada juga orang yang melakukan tindakan kriminal.

Jadi, mustahil bagi kita untuk menghilangkan perasaan cemas yang ada dalam diri kita, yang perlu kita lakukan adalah mengendalikannya supaya tidak berlebihan. Dengan menerima rasa cemas itu ada dalam diri kita, maka rasa cemas itu menjadi tidak berlebihan, dan nantinya kita akan bisa menyudahi rasa cemas itu.

Cara menerima rasa cemas itu ada dalam diri kita itu contohnya seperti ini, misalnya pada suatu ketika Anda merasa cemas terhadap kematian, pada saat itu coba katakan dalam hati seperti ini “Sekarang ini aku sangat cemas dengan kematian, wajar saja aku cemas, aku kan manusia. Jika aku renungkan, rasa cemas terhadap kematian ini jadi mendorong aku untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah. Sekarang aku jadi ingin meningkatkan ibadah ku, terima kasih ya Allah. Seandainya aku mati ya Allah, tolong matikan aku dalam keadaan beriman ya Allah, aku ikhlas, aku pasrah”

Dengan berkata seperti ini, rasa cemas kita menjadi tidak berlebihan dan kita bisa menyudahi rasa cemas itu. Dengan begitu, ketenangan akan muncul. Jadi cobalah untuk menerima apa yang sudah menjadi takdir kita dengan perasaan ikhlas.

Kemudian, di satu sisi kita juga perlu memahami, meskipun kehidupan ini sudah ditakdirkan oleh Tuhan, namun kita juga diberikan kekuatan oleh Tuhan untuk mengubah hal-hal tertentu yang terjadi dalam hidup kita.

Hal-hal yang bisa kita ubah itu contohnya rezeki. Seseorang yang terlahir dari keluarga miskin tidak mutlak dia akan tetap miskin seumur hidupnya. Dalam hal ini, Tuhan juga memberikan dia kesempatan untuk merubah nasibnya. Jika kita perhatikan, banyak sekali orang kaya yang berasal dari keluarga miskin. Hal itu terjadi karena Tuhan menunjukkan jalan atas usahanya dalam mengubah nasib.

Dalam Al-qur’an sudah dijelaskan

“…Sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan suatu kaum sebelum mereka mengubah keadaan diri mereka sendiri. Dan apabila Allah menghendaki keburukan terhadap suatu kaum, maka tak ada yang dapat menolaknya dan tidak ada pelindung bagi mereka selain Dia.” (QS. Ar-Ra’ad : 11)

kandungan ayat Al-qur’an diatas adalah bukti bahwa nasib itu bisa diubah. Jika kita ingin nasib kita berubah maka kita perlu berusaha untuk mengubah nasib kita. Pada dasarnya Tuhan tidak akan merubah nasib kita jika kita tidak mau berusaha.

Kemudian, kesehatan juga merupakan hal yang bisa kita capai. Jika saat ini kita mengalami gejala penyakit tertentu, bukan berarti kita akan seterusnya mengalami penyakit tersebut. Dalam islam sudah dijelaskan bahwa semua penyakit ada obatnya, ini merupakan bukti kuat bahwa Tuhan memberikan kesempatan kepada setiap orang untuk memulihkan penyakit yang dia derita.

Jadi, jangan pernah merasa pesimis untuk sembuh, seringkali penderita ansietas itu merasa pesimis untuk sembuh. Ini hanya soal waktu, jika Anda sudah komitmen untuk melakukan tindakan pemulihan maka insya Allah Anda akan sembuh.

Selain itu, perasaan juga tergolong kepada hal-hal yang bisa kita ubah. Jika belakangan ini Anda sering mengalami cemas berlebihan, bukan berarti seterusnya anda akan mengalami cemas berlebihan. Anda tidak perlu merasa pesimis untuk menjadi pribadi yang mampu mengendalikan perasaan. Karena, pada dasarnya Tuhan juga memberikan kita kemampuan untuk mengendalikan perasaan kita.

Jadi, Jangan pernah batasi diri untuk melakukan hal-hal yang sanggup anda capai. Dan, jangan juga terlalu berharap untuk mendapatkan apa yang Anda inginkan. Pada dasarnya hidup itu sederhana, kita aja yang sering membuatnya menjadi rumit.

Dalam hidup ini, kita hanya perlu lakukan yang terbaik, lalu berserah diri kepada Tuhan, fikirkan hal-hal yang sanggup kita fikirkan dan lakukan hal-hal yang sanggup kita lakukan. Jika kita pernah mengalami kegagalan, jangan anggap hal itu sebagai kegagalan, namun anggaplah hal itu sebagai pembelajaran.

Untuk hal-hal tidak sanggup kita fikirkan, tidak perlu kita fikirkan. Serahkan saja hal-hal yang tidak sanggup kita fikirkan itu kepada Tuhan. Coba ikhlaskan hati kita untuk menerima apapun yang terjadi. Jika kita sudah melakukan yang terbaik maka cobalah untuk bersikap pasrah kepada Allah. Sesungguhnya Allah itu Maha Mengetahui, Dia lebih tahu apa yang terbaik untuk kita. Tanamkan semua ini sebagai komitmen yang sangat kuat dalam diri kita.

Jika kita sudah berkomitmen untuk melakukan yang terbaik dan berserah diri kepada Tuhan, Nantinya ada momentum tertentu yang mengantarkan kita pada titik pasrah, dimana kita akan berkata seperti ini dalam hati “Insya Allah aku bisa sembuh dari penyakit Ansietas, aku sangat yakin akan hal itu. Aku akan terus melakukan yang terbaik dan berserah diri kepada Tuhan. Mati ya matilah, sakit ya sakitlah, yang penting aku akan terus melakukan yang terbaik dan mempercayakan hidup ini sepenuhnya kepada Tuhan. Apapun yang terjadi, aku akan tetap bersikap ikhlas dan pasrah. Komitmen ini akan terus aku genggam sampai aku menghembuskan nafasku yang terakhir”

Setelah kita menemukan titik pasrah, maka insya Allah kita akan menemukan ketenangan. Dan, dengan sendirinya kesehatan kita akan ikut membaik.


2. Komitmen untuk melakukan terapi EFT

Pada dasarnya penyakit yang diderita manusia itu disebabkan karena fikiran negatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 80% penyakit yang diderita manusia berasal dari fikiran negatif. Jadi, fikiran yang negatif itu akan menghasilkan emosi yang negatif, kemudian emosi negatif yang berlebihan akan menimbulkan berbagai macam penyakit.

Emosi negatif sangat berperan dalam menimbulkan berbagai penyakit, dan pengaruhnya pada fisik jauh lebih besar dari yang kita kira. Kita semua tahu bahwa jika kita marah, frustasi atau trauma akan tampak secara fisik.

Jika seseorang benar-benar marah, perut mereka akan mengencang, urat nadi akan terlihat menonjol di leher mereka, tekanan darah mereka meningkat. Jika hal itu berlangsung lama tentu saja dapat menimbulkan berbagai penyakit. Jadi, sudah sangat jelas kalau emosi itu berpengaruh pada fisik.

Emotional Freedom Technique (EFT) adalah alat terapi psikologi yang berguna untuk membebaskan emosi negatif dan melancarkan peredaran energi dalam tubuh. EFT ini adalah versi sederhana dari akupunktur, didalam akupunktur diketahui ada beberapa energi yang mengalir di dalam tubuh yang disebut meridian.

Jika energi tidak mengalir dengan baik maka tubuh pun menjadi tidak sehat. EFT ini berguna untuk melancarkan kembali peredaran energi tersebut. Hal ini dilakukan dengan cara mengetuk ringan pada titik-titik energy meridian pada tubuh. Terapi EFT ini diciptakan oleh Gary Craig pada pertengahan 1990-an.

Penyembuhan EFT adalah salah satu pengobatan yang sangat ampuh dan banyak terbukti secara ilmiah, dan lebih menariknya lagi, teknik EFT ini hanya membutuhkan waktu sekitar 5 menit. Adapun manfaat dari EFT ini bisa sangat luas, mencakup kebebasan emosi berupa tekanan batin, kemarahan, ketakutan, atau fobia pada sesuatu, sakit hati, patah hati, ragu-ragu, rasa bersalah, dukacita, kebingungan hingga rasa malas.

Modal dasar untuk melakukan terapi EFT ini adalah ikhlas dan pasrah. Dengan bersikap ikhlas dan pasrah, emosi negatif yang terkurung di dalam diri bisa dibebaskan.

Untuk lebih jelasnya, saya akan jabarkan urutan pendek teknik EFT ini kepada Anda. Seperti yang saya jelaskan sebelumnya, terapi EFT ini sangat mudah untuk dilakukan. Anda bisa melakukan teknik EFT ini sendiri ketika perasaan Anda sedang tidak tenang. Adapun langkah-langkahnya yaitu sebagai berikut :

1. Ketahui letak titik-titik meridian pada tubuh

Seperti yang dijelaskan sebelumnya bahwa EFT itu berguna untuk melancarkan peredaran energi dalam tubuh yang disebut meridian. Jika energi dalam tubuh (meridian) sudah lancar maka tubuh akan kembali sehat.

Proses melancarkan peredaran energi itu dilakukan dengan tapping atau ketukan ringan pada titik-titik meridian. Untuk itu, langkah pertama yang perlu Anda pelajari untuk melakukan EFT adalah mengetahui letak titik-titik meridian pada tubuh. Dengan begitu, Anda bisa melakukan tapping dengan benar. Perlu Anda ketahui bahwa tapping ini perlu dilakukan secara berurutan. Adapun urutan titik-titik kunci meridian tersebut bisa dilihat pada gambar disamping ini

2. Lakukan Tapping

Langkah selanjutnya yang perlu Anda lakukan yaitu melakukan Tapping atau ketukan ringan dengan ujung jari yaitu ujung jari telunjuk dan jari tengah. Anda perlu melakukan Tapping ini secara berurutan, yaitu mulai dari nomor 1 (titik karate chop) hingga nomor 9 (jarak 4 inchi dibawah ketiak). Tapping yang dilakukan untuk masing-masing titik minimal 7-8 kali.

Pada saat Anda melakukan Tapping, Anda harus menyatakan kalimat affirmasi kedalam hati Anda. Hal ini bertujuan untuk mengeluarkan emosi negatif yang tersimpan di fikiran bawah sadar Anda.

Cara menyatakan kalimat affirmasi yaitu dengan mengutarakan masalah Anda kepada Tuhan, lalu mengatakan bahwa Anda sudah ikhlas dengan apa yang sudah terjadi kepada Anda dan berserah diri kepada Tuhan terhadap apapun yang akan terjadi dalam hidup Anda. Hal itu sebagai bukti bahwa Anda sudah mempercayakan hidup Anda sepenuhnya kepada Tuhan. Bila dirumuskan, kalimatnya seperti dibawah ini

“Ya Allah walaupun saya….., saya ikhlas, saya pasrah kepada-Mu sepenuhnya.” (Anda tinggal mengisi masalah yang Anda derita pada titik-titik diatas). Jika kita tuliskan secara lengkap, contoh affirmasi EFT untuk penderita ansietas seperti ini

“Ya Allah, walaupun kepala aku sakit, jantung aku berdebar, napas aku terasa sesak, asam lambung aku kambuh, hati aku terasa sangat gelisah, aku ikhlas ya Allah, aku pasrah kepada-Mu sepenuhnya.”

Anda harus melakukan Tapping ini dengan penuh penghayatan dan konsentrasi terhadap affirmasi yang Anda ucapkan.

3. Lakukan pernapasan perut

Setelah anda selesai melakukan Tapping, lakukan pernapasan perut, caranya hirup napas dalam-dalam kemudian tahan sejenak udara tersebut diperut, lalu setelah itu hembuskan pelan-pelan.

Pada saat anda menghembuskan napas secara pelan-pelan, bayangkan semua beban fikiran anda keluar bersamaan dengan nafas yang anda hembuskan. Kemudian, minumlah segelas air putih. Insya Allah perasaan anda akan kembali lega.

Tips supaya terapi EFT hasilnya maksimal

Pada dasarnya Terapi EFT ini tidak harus sempurna ketika melakukannya. Meskipun Anda tidak tepat mengetuk titik merediannya, terapi EFT ini tetap ada efeknya terhadap Anda, yang penting Anda mengucapkan affirmasinya. Jika Anda masih belum mengerti tentang cara melakukan terapi EFT, Anda bisa tonton video tata cara EFT di youtube.

Penjelasan dan cara penggunaan EFT dapat anda lihat pada link video dibawah ini :

http://www.youtube.com/watch?feature=player_embedded&v=YH4p1STBeFw
http://www.youtube.com/watch?feature=player_embedded&v=Tm6hbjiDzJ0
http://www.youtube.com/watch?feature=player_embedded&v=5OGeREUgsfg
http://www.youtube.com/watch?feature=player_embedded&v=XT_yabsKMfw
http://www.youtube.com/watch?feature=player_embedded&v=hqmnk2Y4DW0

Jadi, supaya terapi EFT ini hasilnya maksimal, Anda perlu melakukannya dengan komitmen. Dalam hal ini, Anda perlu rutin melakukannya setiap hari, minimal 7 kali dalam sehari. Waktu yang bagus untuk melakukan terapi EFT ini adalah pada saat bangun tidur, ketika selesai shalat, ketika hati sedang tidak tenang dan pada saat mau tidur.


3. Komitmen untuk merasa berharga

Kebanyakan penderita Ansietas itu merasa minder dengan orang lain. Karena menderita ansietas, dia jadi tidak percaya diri, dia merasa tidak punya masa depan yang cerah, dia takut untuk berada dalam keramaian, dia takut untuk mengambil keputusan yang dapat merubah hidupnya, dia menjadi sensitif dengan orang lain. Jika disimpulkan, dia merasa hidupnya itu tidak berharga.

Jika Anda mengalami seperti ini maka cobalah untuk mengubah persepsi Anda terhadap diri sendiri. Sekarang coba ambil selembar uang dari dompet Anda, perhatikan uang itu baik-baik. Dengan uang itu, kita bisa membeli banyak hal. Untuk mendapatkan uang, banyak orang mau menerima tekanan di kantor. Demi uang, ada orang yang mau kerja lembur di kantor. Demi uang, orang mau berusaha jualan di toko sampai malam. Bahkan ada sebagian orang yang rendah akalnya mau menghalalkan segala cara untuk mendapatkan uang.

Apa yang membuat uang itu menjadi sangat berharga? Padahal, kalau kita fikir-fikir uang itu hanyalah kertas. Jadi, yang membuat uang itu menjadi sangat berharga adalah persepsi orang terhadap uang itu. Dalam hal ini, semua orang sudah sepakat untuk punya persepsi bahwa uang itu dijadikan sebagai alat tukar. Jika kita tidak punya persepsi yang tinggi terhadap uang, mungkin kita akan membuangnya ke tong sampah.

Tadi kita sudah membahas begitu tingginya persepsi orang terhadap uang. Sekarang, saya coba tanya kepada Anda. Maukah Anda jika kaki Anda dibeli dengan harga 100 juta? Maukah Anda jika jantung Anda dibeli dengan harga 1 Milyar? Maukah Anda jika Otak dan jiwa Anda dibeli dengan harga 200 Milyar?

Saya sangat yakin Anda akan menjawab tidak mau untuk ketiga pertanyaan diatas. Coba Anda renungkan, bagaimana pun tingginya persepsi orang terhadap uang, namun tetap uang itu tidak bisa ditukar dengan diri Anda. Ini adalah bukti bahwa betapa berharganya diri Anda, Untuk itu, apapun kondisi Anda saat ini cobalah untuk tetap merasa berharga.

Sesungguhnya Anda merasa berharga itu bukanlah sugesti, itu adalah fakta. Tuhan sangat menganggap Anda berharga. Alasannya sangat sederhana, Tuhan itu tidak pernah iseng, semua yang diciptakan Tuhan itu ada tujuan dan ada manfaatnya, apalagi manusia.

Jika kita perhatikan dengan jeli, banyak orang yang mengubah sampah bekas limbah menjadi hiasan, lalu terjual laris sampai diimpor ke beberapa negara. Bahkan, kotoran hewan saja dimanfaatkan orang sebagai pupuk. Coba bayangkan saja, kotoran saja ada manfaatnya, apalagi manusia yang merupakan makhluk yang paling tinggi derajatnya di sisi Tuhan.

Sampai Tuhan menciptakan Anda, Anda hadir ke dunia ini dan memberikan banyak manfaat, itu semata-mata karena Anda penting, Anda berharga, Anda benar-benar penting, Anda benar-benar diinginkan.

Jadi, jangan pernah merasa diri Anda tidak berharga. Terkadang, karena ada satu atau dua orang yang meremehkan kita, mendadak kita langsung merasa tidak berharga. Jika saat ini ada satu atau dua orang yang tidak menghargai Anda, itu sama sekali bukan menunjukkan kalau Anda tidak pantas dihargai.

Jika kita fikir-fikir siapa sih manusia yang disukai oleh semua orang. Manusia yang sangat mulia seperti rasul saja ada orang yang tidak menghargai. Jadi, mustahil kalau Anda mengharapkan semua orang akan menghargai Anda.

Jika saat ini ada satu atau dua orang yang tidak menghargai Anda, itu wajar-wajar saja. Sehebat apapun Anda, sepintar apapun Anda, dan sebaik apapun Anda, tetap akan ada orang yang tidak menghargai Anda.

Pada saat Anda merasa tidak berharga, cobalah untuk mengingat hal-hal yang pernah Anda capai. Hal itu kan membuat Anda kembali merasa berharga. Perlu Anda sadari, Pencapaian itu bukan hanya sukses menjadi orang kaya raya, sukses menjuarai suatu perlombaan, ataupun sukses memegang jabatan tertentu.

Pencapaian itu ada banyak, pada saat kita berhasil menjadi anak yang soleh dan patuh kepada orang tua, itu juga merupakan pencapaian. Pada saat kita memberi makan hewan yang kelaparan, itu juga pencapaian. Pada saat kita berhasil membuat orang tersenyum, itupun termasuk pencapaian. Jadi, coba diingat dan dirasakan kembali semua pencapaian Anda di masa lalu

Setelah Anda mengingat kembali semua pencapaian Anda, maka Anda akan kembali merasa berharga. Dengan begitu, Anda tidak akan mudah depresi terhadap masalah yang Anda alami.

Mulai sekarang, coba tanamkan komitmen untuk tetap merasa berharga dalam kondisi apapun. Jika Anda sudah menanamkan komitmen untuk merasa berharga, maka motivasi Anda akan bangkit. Hal ini akan membuat Anda tidak pernah berhenti untuk melakukan hal-hal yang bermanfaat.


4. Komitmen untuk membentuk pola fikir yang positif

Dalam buku saya yang berjudul 9 Terapi untuk Kecemasan Berlebihan saya menyebutkan bahwa pola fikir kita itu terbentuk karena 4 hal, diantaranya yaitu persepsi, fokus, kebiasaan hidup dan lingkungan

Jadi, untuk merubah pola fikir kita perlu punya komitmen untuk merubah empat hal tersebut ke arah yang positif. Hal ini dimulai dari merubah persepsi kita, mulai sekarang cobalah untuk memiliki persepsi positif terhadap apapun.

Setiap kejadian yang Anda alami, cobalah untuk memandangnya dari sisi positif. Dan, usahakan untuk tidak berlebihan dalam mempersepsikan sebuah masalah. Jangan sampai masalah yang jika kita bisa ukur bobotnya 2, kita mempersepsikannya menjadi 10.

Kemudian, selalu kendalikan fokus fikiran kita, jangan sampai kita menjadi fokus memikirkan hal-hal yang tidak penting atau hal-hal yang tidak bermanfaat. Lalu, ubah juga semua kebiasaan kita yang negatif seperti kebiasaan browsing tentang gejala-gejala penyakit, kebiasaan bermenung, kebiasaan menonton film horor, kebiasaan bermalas-malasan dan lain-lain.

Tinggalkan semua kebiasaan negatif itu, lalu ganti dengan kebiasaan positif seperti beribadah, olahraga, membaca buku, dan lain-lain. Selain itu, ubah juga lingkungan Anda yang negatif. Jika selama ini Anda sering ngumpul dengan orang-orang yang tidak bagus kepribadiannya, maka cobalah untuk mengubahnya, cari lingkungan baru yang bisa membentuk kepribadian Anda menjadi lebih baik.

Jika Anda sudah sering bergaul dengan orang-orang yang pemikirannya dewasa, pola fikirnya positif, dan mentalnya positif. Nantinya kepribadian orang tersebut akan tertular kepada Anda.

Dalam hal ini, bukan berarti Anda jadi tidak menghargai lingkungan Anda yang lama. Tidak ada salahnya Anda tetap menjaga hubungan dengan lingkungan Anda yang lama, namun sekedarnya saja. Dan, alangkah bagusnya jika Anda mampu mengajak teman-teman Anda yang kepribadiannya kurang baik menjadi lebih baik.


5. Komitmen untuk tidak bermenung dan melakukan aktifitas positif

Pada dasarnya penderita Ansietas itu adalah orang-orang yang suka bermenung. Mustahil seseorang bisa terkena ansietas jika dia tidak suka bermenung. Supaya Anda tidak bermenung, coba kurangi waktu luang Anda dan perbanyak aktifitas Anda yang positif, caranya bisa dilakukan dengan membuat daftar kegiatan sehari-hari, lalu kerjakan semua kegiatan yang ada dalam daftar itu secara rutin.

Anda perlu melakukan hal ini dengan penuh komitmen. Dengan begitu, Anda akan menjadi disiplin terhadap diri Anda, sehingga Anda tidak punya waktu lagi untuk bermenung memikirkan hal-hal yang tidak penting.


Kesimpulan

Mulai sekarang, cobalah lakukan 5 tindakan pemulihan diatas dengan komitmen yang tinggi, insya Allah Anda akan sembuh dari Ansietas. Supaya Anda lebih berkomitmen untuk melakukan tindakan pemulihan, saya sarankan Anda untuk membeli buku saya yang berjudul 9 Terapi untuk Kecemasan Berlebihan (Ansietas), buku ini versi cetak. Dengan membeli buku ini, Anda akan lebih serius untuk mempraktekkannya, karena buku ini bisa Anda bawa kemana-mana.

Bagi Anda yang berminat untuk membeli buku 9 Terapi untuk Kecemasan Berlebihan (Ansietas), silahkan klik link ini Cara Membeli Buku 9 Terapi untuk Kecemasan Berlebihan